
Kendaraan pribadi menumpuk dan tertahan berjam-jam di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Aktivitas penyeberangan di
Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, lumpuh imbas aksi sopir truk memblokade akses
pelabuhan, Sabtu (26/9/2026).
Aksi berlangsung sejak pukul 14.30 WIB hingga malam.
Akibatnya, ratusan kendaraan roda empat pribadi hingga truk tertahan berjam-jam
di jalur menuju Pelabuhan Ketapang.
Adi Purwanto, calon penumpang kapal asal Kecamatan
Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, mengatakan, kendaraannya terjebak macet
berjam-jam sejak aksi blokade berlangsung.
Adi bersama keluarganya hendak berkunjung ke rumah
kerabatnya di Bali. Namun karena terjebak macet, ia dan rombongannya memilih
keluar mobil dan lesehan di jalan raya untuk beristirahat.
"Sama sekali tidak gerak. Padahal sebelumnya tidak ada
macet sama sekali. Kalau tahu begini, saya tidak berangkat," kata Adi.
Hal serupa juga dirasakan Dony. Ia mengaku mobil yang
dikendarainya tak bergerak sedikitpun sejak pukul 14.45 WIB. Dirinya tak
mengetahui penyebab Pelabuhan Ketapang tutup selama berjam-jam.
"Tidak dikasih tahu ada apa. Dibiarkan saja seperti
ini. Cuma dengar-dengar informasi bahwa ada demo begitu. Tapi tidak tahu juga
demo apa," kata dia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, aksi
blokade yang dilakukan para sopir truk itu dipicu kekecewaan terhadap operator
dan regulator pelabuhan. Mereka kecewa terhadap pengaturan kendaraan di Dermaga
LCM.
Salah satu sopir truk yang ikut aksi demo, Made Artawan
mengatakan, pihak terkait sebelumnya menerapkan kebijakan dermaga LCM khusus
truk logistik sejak 18 September lalu.
Namun menurutnya kebijakan tersebut dinilai tak dijalankan
dengan baik sehingga mengganggu lalu lintas bagi para sopir truk. "Kami
hanya ingin lancar. Jangan di-PHP," ungkapnya.
Sopir truk lainnya, Muklas menyebut aturan dermaga LCM
khusus truk besar sudah tak dijalankan oleh pihak terkait. Kendaraan-kendaraan
kecil bisa masuk melalui dermaga tersebut. "Tentu kami kecewa dengan
ini," kata dia. (fat)
