
Pasukan AD Indonesia dan India dalam acara pembukaan Latma Garuda Shakti 2026 di Lapangan Asmil Yonif 515/UTY Kostrad, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – TNI Angkatan Darat (TNI AD) bersama Angkatan Darat India melaksanakan latihan bersama (Latma) Garuda Shakti 2026 di Lapangan Asmil Yonif 515/UTY Kostrad, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.
Sebanyak 100 personel terlibat dalam Latma Garuda Shakti 2026. Selama 11 hari ke depan, para prajurit kedua negara akan berlatih meningkatkan kemampuan tempur sekaligus mempererat hubungan persahabatan.
Latma Garuda Shakti 2026 dibuka langsung oleh Komandan
Yonif 515/UTY Kostrad, Letkol Inf Edy Pramono bersama Komandan Batalyon 12 Para
(SF) Angkatan Darat India, Kolonel Maneet Kumar Pant.
Danyonif 515/UTY Kostrad Letkol Inf Edy Pramono
mengatakan, Garuda Shakti merupakan program latihan rutin antara Indonesia dan
India yang telah berlangsung sejak 2012. Pelaksanaannya dilakukan secara
bergantian di kedua negara.
“Latihan bersama Indonesia dengan India ini digelar
secara rutin sejak 2012. Tuan rumahnya bergantian. Tahun kemarin di India dan
tahun 2026 ini di Indonesia, sedangkan tahun depan kembali ke India lagi,” kata
Edy, Selasa (27/10/206).
Rangkaian latihan dijadwalkan berlangsung selama 11 hari
dengan sejumlah lokasi kegiatan, mulai dari Asrama Yonif 515/UTY Kostrad di
Desa Pakistaji, Banyuwangi, hingga wilayah Malang dan Grati.
Sebanyak 100 peserta terlibat dalam Latma Garuda Shakti
2026. Mereka dibagi menjadi delapan tim yang beranggotakan sekitar enam hingga
tujuh prajurit dari Indonesia dan India.
Pada hari pertama, peserta mengikuti kegiatan Cakra
Outbound. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian latihan untuk
membangun kekompakan, kerja sama, dan kepercayaan antarpersonel.
"Fokus latihan tahun ini, selain berlatih teknik dan
latihan tempur di medan hutan dan pegunungan, kita juga ingin menjalin
persahabatan yang lebih dekat dengan Indian Army,” ujar Edy.
Sementara itu, Komandan Batalyon 12 Para (SF) Angkatan Darat India, Kolonel Maneet Kumar Pant, berharap latihan bersama ini menjadi ruang bagi prajurit kedua negara untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.
Personel
TNI AD Indonesia dan India saat latihan peningkatan kemampuan. (Foto: Istimewa)
Menurutnya, India telah membangun kerja sama pertahanan
dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Hubungan dengan Indonesia juga
dinilai terjalin cukup erat, termasuk dalam bidang pertahanan
“Negara kami telah menjalin kerja sama yang baik dengan
negara-negara di Asia Tenggara dalam hal pertahanan. Hubungan itu terjalin
cukup erat, termasuk dengan Indonesia,” kata dia.
Melalui Latma Garuda Shakti 2026, kedua negara diharapkan
dapat meningkatkan profesionalisme prajurit, memperkuat kemampuan dalam
menghadapi berbagai kondisi medan operasi, serta memperluas pertukaran
pengalaman milite
Latihan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat
hubungan bilateral Indonesia dan India melalui kerja sama pertahanan. Semangat
belajar dan berlatih bersama diharapkan dapat memperkuat persaudaraan
antarprajurit sekaligus menjaga hubungan baik kedua negara. (*)
