
Warga turut berjibaku bersama petugas padamkan kebakaran toko bangunan di Desa Sumbersewu, Muncar, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Toko bangunan Budi Jaya di Dusun
Krajan, Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, hangus dilalap si jago
merah pada Sabtu malam (20/6/2026). Saat insiden terjadi, toko dalam kondisi
tutup tanpa aktivitas, dan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Salam Bikwanto, membenarkan peristiwa
tersebut. Setelah menerima laporan warga pada pukul 20.35 WIB, petugas gabungan
langsung meluncur ke lokasi.
"Kami mengerahkan total 4 unit mobil pemadam dari
Sektor Srono, Genteng, dan Mako Induk. Jarak tempuhnya sekitar 8,9 kilometer
dan tim tiba di lokasi pukul 20.50 WIB," kata Salam, Minggu (21/6/2026).
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Karman (57), warga
setempat yang rumahnya tepat di depan toko milik Budiono (58) tersebut. Karman
melihat kepulan asap tebal disusul kobaran api yang membesar.
Warga yang panik sempat mendobrak pintu toko untuk memadamkan
api dengan alat seadanya, sementara warga lain bergegas menghubungi Damkarmat.
Guna mencegah api merembet ke pemukiman sekitar, petugas Damkarmat langsung
melakukan lokalisasi titik api.
"Fokus awal tim adalah memutus rantai api di bagian
timur dan selatan agar tidak menjalar ke bangunan lain, baru kemudian
memadamkan api utama di bagian tengah," jelas Salam.
Api berhasil dijinakkan dalam waktu 20 menit. Petugas
kemudian melakukan pendinginan menyeluruh hingga pukul 21.56 WIB untuk
memastikan tidak ada bara api tersembunyi.
Berdasarkan investigasi awal, penyebab kebakaran diduga
kuat akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
"Titik api diduga bersumber dari korsleting pada kabel
paralel instalasi penerangan. Percikan api menyambar tumpukan kardus di
sekitarnya lalu merembet ke material yang mudah terbakar," tambah Salam.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, bangunan
berukuran 8x4 meter beserta isinya, termasuk ribuan batang paralon, tandon air,
semen, triplek, galvalum, hingga 25 unit WC jongkok turut ludes terbakar.
Proses pemadaman berlangsung aman dan lancar berkat sinergi
kompak antara 9 personel Damkarmat, relawan Redkar, TNI, Polri, perangkat desa,
serta warga sekitar. (man)