
Sebanyak 21 personil Damkarmat Banyuwangi dikerahkan padamkan kebakaran hebat. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Kebakaran menghanguskan fasilitas pengolahan sabut kelapa milik CV Jaya Coconut Indonesia di Jalan Argopuro, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin (3/8/2026) siang.
Insiden kebakaran yang kesekian kalinya tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut membakar area penyimpanan sabut kelapa seluas 58 x 31 meter. Kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp350 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
(Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono, mengungkapkan bahwa api diduga
kuat berasal dari percikan pada mesin pengurai sabut kelapa (grandong) yang
mengalami overheat.
"Saat proses produksi berlangsung, timbul panas
berlebih dan gesekan pada komponen mesin grandong. Percikan api kemudian
menyambar tumpukan serat kelapa kering di sekitarnya," kata Edy Supriyono,
Selasa (4/8/2026).
Kondisi cuaca yang terik, kelembapan bahan yang sangat
rendah, serta hembusan angin kencang membuat api dengan cepat membesar.
Karyawan perusahaan sempat melakukan upaya pemadaman mandiri menggunakan armada
pemadam internal dan peralatan seadanya, namun kobaran api tak terkendali
hingga akhirnya melapor ke Call Center Damkarmat Banyuwangi.
"Petugas menerima laporan pukul 13.33 WIB dan tiba
di lokasi tujuh menit kemudian. Sebanyak 21 personel dari Regu Brama beserta
armada pemadam diterjunkan ke lokasi," jelas Edy.
Tim Damkarmat langsung memblokir pergerakan api dari sisi
barat dan utara untuk mencegah perluasan. Petugas menggelar enam jalur selang
dan melakukan penyemprotan serta pengecoran air (overhaul) pada tumpukan sabut
kelapa.
Api utama berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.36 WIB, dilanjutkan proses pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi memicu penyalaan ulang (re-ignition) Proses pemadaman ini turut dibantu oleh jajaran Polsek Kalipuro serta para karyawan pabrik setempat.
"Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai pukul 14.58 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini," pungkas Edy. (man)