(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id -
Seusai libur Lebaran, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Banyuwangi bakal kembali
dikebut perbaikannya. Di antaranya sejumlah ruas jalan yang berada di Kecamatan
Genteng.
“Beberapa jalur utama dan
alternatif di sejumlah kecamatan akan dikebut. Kami targetkan ada 500 kilometer
jalan di Banyuwangi yang bisa ditangani pada tahun ini. Di antaranya di
Kecamatan Genteng. Kemarin sudah saya cek,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk
Fiestiandani saat meninjau persiapan perbaikan jalan, Jumat (5/5/2023).
Di Kecamatan Genteng
sendiri, di antara jalur yang akan diperbaiki adalah ruas jalan KH. Imam Bahri,
Desa Genteng Kulon. Jalan di pertigaan kampus IAI Ibrahimy ke arah barat itu,
akan di-hotmix sepanjang 1.368 meter dengan lebar 6,5 meter.
“Hotmix-nya akan sambung
hingga jembatan yang sebelumnya telah diperbaiki terlebih dahulu sepanjang
1.806 meter,” imbuh Ipuk.
Tidak hanya di ruas itu
saja, pembangunan yang dilakukan secara overlay tersebut juga akan dilanjutkan
di ruas jalan KH. Abdul Wahid Hasyim, Desa Genteng Kulon. Jalur yang melintasi
RTH Maron ini akan dihotmix secara keseluruhan. Panjangnya mencapai 438 meter
dengan lebar sepuluh meter.
“Jika ruas ini sudah
diperbaiki, kita berharap dapat mengurai kemacetan di jalur utama Genteng.
Kendaraan bisa dialihkan ke utara tanpa perlu melintasi Pasar Genteng,” terang
Ipuk.
Plt Kepala Dinas PU CKPP
Suyanto Waspotondo menjelaskan pengerjaan jalan poros antar kecamatan akan
mulai tahapan overlay atau pelapisan hotmix secara keseluruhan di badan jalan.
"Setelah melalui proses
penutupan atau menambal lubang-lubang jalan selesai sebelum lebaran kemarin.
Kini, akan memasuki tahap overlay,” kata Yayan, panggilan akrab Suyanto.
Adapun sejumlah ruas jalan
lain yang sudah mulai dikerjakan di antaranya Rogojampi - Songgon, Giri -
Pesucen, Kembiritan - Tamanagung, Sraten - Tamanagung, Jalan Karangmulyo -
Pertigaan Ringintelu Barurejo, Jalan Ibrahimi - Maron Genteng, Jalan Karangdoro
- Karangmulyo, Pertigaan Desa Dasri - Karangdoro, Jalan Bomo - Kumendung,
Curahjati - Grajagan, Srono - Sumbersari.
“Kita terus bertahap
membangun dan memperbaiki jalan. Tentu ini kita lakukan bertahap seiring dengan
kemampuan anggaran. Tapi tahun ini saya yakin jumlah ruas jalan yang dibangun
dan diperbaiki jauh lebih besar ketimbang sebelumnya karena kalau yang
tahun-tahun sebelumnya ada realokasi anggaran untuk pandemi Covid-19,” tambah
Ipuk. (humas/kab/bwi)