Warga Binaan Lapas Banyuwangi Ikuti Program Mengaji Cepat dan TepatLapas Kelas II-A Banyuwangi

Warga Binaan Lapas Banyuwangi Ikuti Program Mengaji Cepat dan Tepat

Sebanyak 62 warga binaan mengaji di Masjid At-Taqwa Lapas Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Banyuwangi, mengikuti kelas Mengaji Cepat dan Tepat di Masjid At-Taqwa Lapas Banyuwangi, Selasa (31/5/2022).

Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto menyebut kelas mengaji merupakan salah satu program yang nantinya akan diimplementasikan pada Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taubah, hasil kolaborasi Lapas Kelas IIA Banyuwangi dengan Yayasan Al-Afkar Amalillah Surabaya.

"Progam mengaji cepat dan tepat ini berlangsung selama 6 bulan dan diikuti oleh 62 orang warga binaan. Setiap Senin hingga Kamis, warga binaan mengaji mulai pukul 09:00 sampai pukul 10:30 WIB," ujar Wahyu.

Baca Juga :

Dirinya berharap, para WBP peserta mengaji ini dapat mengikuti program dengan sungguh-sungguh dan dapat menumbuhkan aura positif. Ketika keluar dari Lapas, dapat menunjukkan citra positif kepada masyarakat.

“Program Mengaji Cepat dan Tepat merupakan cikal bakal didirikannya Pondok Pesantren hasil kerja sama Lapas Banyuwangi dengan Yayasan Al-Afkar Amalillah Surabaya,” ucap Wahyu.

“Peserta akan dikumpulkan ke dalam satu kamar untuk mempermudah dan memperlancar berjalannya kegiatan pembelajaran. Saya akan mencanangkan satu Motto Program Mengaji Cepat dan Tepat ini yaitu adalah "Masuk Menjadi Napi, Keluar Harus Santri," imbuhnya.


Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto menyemangati peserta yang mengikuti prorgarm Kelas Mengaji Cepat dan Tepat. (Foto: Istimewa)

Tak lupa Wahyu juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Yayasan Al-Afkar Amalillah Surabaya. Kerjasam yang sudah terjalin ini dapat terus berjalan selamanya.

“Kami atas nama pribadi dan Institusi sangat berterima kasih kepada Yayasan Alafkar Amalillah Surabaya karena membebaskan biaya selama Program ini berjalan nantinya,” pintanya.

“Saya berharap program ini akan tetap berjalan selamanya dan semoga semakin banyak peserta yang diikutsertakan. Saya sangat yakin, kegiatan ini akan mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT," pungkas Wahyu. (fat)