Cuaca Buruk di Selat Bali Sebabkan Kapal Ferry Sulit Sandar Picu Antrean Panjang KendaraanASDP Ketapang

Cuaca Buruk di Selat Bali Sebabkan Kapal Ferry Sulit Sandar Picu Antrean Panjang Kendaraan

Antrean kendaraan mengular menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Cuaca buruk yang melanda Selat Bali memicu kemacetan panjang kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (21/5/2026).

Antrean kendaraan bahkan sempat mengular beberapa kilometer hingga kawasan wisata Grand Watudodol. Petugas kepolisian diterjunkan untuk membantu mengurai kepadatan.

"Anggota kita siaga terus 24 jam di Jalan Raya Situbondo - Banyuwangi dan pintu masuk Pelabuhan Ketapang," kata Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady.

Baca Juga :

Selain melakukan pengamanan dan pengaturan arus, petugas di lapangan juga mengarahkan kendaraan ke kantong parkir di Dermaga Bulusan. Langkah tersebut dinilai efektif untuk mengurai kemacetan.

Sementara itu, Pengawas Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Satuan Pelayanan Pelabuhan Ketapang, Rahut menjelaskan, kemacetan terjadi karena kapal mengalami kesulitan sandar di Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk, akibat cuaca buruk.

“Cuaca buruk kemarin menimbulkan efek domino, dampaknya masih terasa sampai sekarang,” kata Rahut.

Rahut menjelaskan, cuaca buruk juga masih terjadi pada Kamis pagi. Selain itu, kondisi air surut di dermaga LCM di kedua sisi pelabuhan membuat proses bongkar muat kapal tidak bisa maksimal.

Meski demikian, jumlah kapal yang dioperasikan tetap sebanyak 28 unit, sama seperti operasional pada hari normal. Saat ini pelayanan di Pelabuhan Ketapang berangsur normal seiring kondisi cuaca yang membaik.

Prakirawan BMKG Kantor Layanan Meteorologi Ketapang-Gilimanuk, Yudhi Nugraha Septiadi mengungkapkan, cuaca buruk pada Rabu malam dipicu angin kencang dengan kecepatan mencapai 13 knot disertai tinggi gelombang sekitar 0,7 meter.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kapal mengalami kesulitan saat sandar di beberapa dermaga dan memicu keterlambatan operasional yang berdampak berantai terhadap antrean kendaraan.

BMKG memperkirakan potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi pada sore hingga malam hari, dengan tinggi gelombang mencapai satu meter.

“Untuk Jumat hingga Sabtu masih ada potensi hujan ringan pada sore hari. Update prakiraan cuaca akan terus kami sampaikan melalui rilis berikutnya,” ujar Yudhi. (fat)