Hasil Panen Gabah di Lahan SAE Paswangi Capai 2,4 TonLapas Kelas IIA Banyuwangi

Hasil Panen Gabah di Lahan SAE Paswangi Capai 2,4 Ton

Kalapas Banyuwangi Solichin bersama jajarannya memanen padi di lahan SAE Paswangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Lapas Kelas IIA Banyuwangi melaksanakan panen raya di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Selasa (28/7/2026).

Dari total luas area SAE Paswangi yang mencapai 2,2 hektar, lahan seluas 1 hektar yang ditanami padi varietas Siliwangi telah siap dipanen. Pada periode panen kali ini, produksi padi diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 2,4 ton gabah.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin menyampaikan, kegiatan panen ini bukan kali pertama, melainkan bagian dari siklus pertanian yang terus berkelanjutan dan terkelola dengan baik di SAE Paswangi.

Baca Juga :

"Panen kali ini sudah yang kesekian kalinya kita laksanakan. Ini menjadi bukti nyata bahwa lahan SAE Paswangi terus menunjukkan tingkat produktivitas tinggi dan konsisten," ujar Solichin.

Menurutnya, keberhasilan panen ini tidak lepas dari peran aktif Warga Binaan yang menjalani program asimilasi. Lahan SAE Paswangi takbhanya difungsikan sebagai lumbung ketahanan pangan internal Lapas, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan keterampilan secara praktis.

"Seluruh area di SAE Paswangi kami pastikan termanfaatkan secara optimal, tidak ada lahan yang mangkrak atau nganggur. Selain padi, kami juga mengembangkan berbagai varietas komoditas pertanian lain, seperti jagung, cabai, hingga bermacam jenis sayuran," ungkapnya.

Pihak Lapas berkomitmen memanfaatkan lahan SAE Paswangi secara maksimal melalui diversifikasi komoditas pangan. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendukung program ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bertani yang solutif bagi Warga Binaan saat kembali ke tengah masyarakat nantinya. (fat)