Pemudik keluar dari kapal Ferry di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto : Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, aktivitas penyeberangan Gilimanuk-Ketapang mulai menunjukkan peningkatan.
Data dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, sebanyak 14.316 penumpang dari Bali telah diseberangkan ke pulau Jawa. Sedangkan endaraan yang diseberangkan mencapai 5.317 unit, mayoritas sepeda motor dan mobil pribadi.
"Peningkatan cukup signifikan terjadi sejak kemarin
pagi," kata Humas ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk Roodhin Firmana,
Kamis (13/4/2023).
Menurut Roodhin, Jumlah itu merupakan yang tertinggi
dalam sepekan terakhir. Bila dibanding dengan hari-hari sebelumnya, terjadi
peningkatan penumplang sekitar 15 persen. Kenaikan terjadi karena banyak warga
yang memilih mudik lebih awal.
Sementara jumlah penumpang dari Banyuwangi menuju Bali
via Pelabuhan Ketapang terpantau stabil. Dalam sepekan terakhir, jumlah
penumpang rute tersebut antara 9 ribu hingga 10 ribu per hari.
Roodhin menyebut, kondisi di Pelabuhan Ketapang dan
Gilimanuk masih relatif normal. Mayoritas penumpang memanfaatkan jam petang
hingga malam hari untuk menyeberang.
Menyambut musim mudik lebaran tahun ini, Pihak ASDP
mengoperasikan 28 kapal dari 49 kapal yang disiagakan di pelabuhan.
"Kapal yang beroperasi ada 28. Sementara jumlah
total yang kami siapkan untuk arus mudik ini sebanyak 49 kapal," jelasnya.
Dia menambahkan, di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk,
ASDP telah mendirikan posko mudik sejak Rabu (12/4/2023) kemarin.
Posko tersebut dibangun untuk menyambut arus mudik
Lebaran yang diprediksi akan meningkat dalam beberapa waktu ke depan. (fat)