
Bhogi Bhayu Pradipta, koordinator talent Banyuwangi Ethno Carnival bersama Bupati Ipuk. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Di balik megahnya panggung
Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang memukau ribuan pasang mata, ada kerja
keras tak terhingga dari para pejuang di balik layar.
Salah satu sosok krusial yang menjadi pelengkap suksesnya
acara ini adalah Bhogi Bhayu Pradipta, sang koordinator peserta (talent).
Pria asli Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi ini
bertanggung jawab mengonsolidasikan ratusan peserta dengan berbagai karakter.
Mulai dari proses seleksi, alur latihan, hingga kesiapan di belakang panggung
catwalk jalanan berada di bawah koordinasi dinginnya.
Menariknya, nama "Bhogi" yang terdengar seperti
sentuhan Eropa ternyata sarat akan makna tradisi Jawa. Nama tersebut merupakan
akronim dari Rebho Legi, merujuk pada weton atau hari kelahirannya pada
Rabu Legi.
Kiprah Bhogi dalam mengawal event bertaraf nasional ini
telah berlangsung lama. Sejak 2019, ia dipercaya oleh Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi untuk menangani talent BEC.
Tak hanya BEC, bapak dua anak ini juga dipercaya memegang
peran vital sebagai koordinator peserta dalam pagelaran kolosal Gandrung Sewu
sejak 2021.
Dedikasi tersebut berakar kuat dari keaktifannya di dunia
seni daerah. Bhogi merupakan Wakil Ketua Komite Seni Pertunjukan Tradisi di Dewan
Kesenian Blambangan (DKB).
Latar belakangnya yang kental sebagai budayawan membuat
Bhogi luwes menjembatani arahan koreografer, desainer, dan panitia teknis
kepada para peserta.
Bagi Bhogi, mengawal perhelatan budaya daerah bukan sekadar
tugas formal, melainkan panggilan jiwa untuk menjaga martabat tanah
kelahirannya.
"Alhamdulillah saya dipercaya Disbudpar sebagai
koordinator talent/peserta di BEC sejak 2019 dan Gandrung Sewu mulai 2021
sampai saat ini," ungkap Bhogi.
Rasa lelah menghadapi tekanan tinggi event besar seketika
terbayar tuntas saat melihat antusiasme penonton dan suksesnya pertunjukan.
Rasa cinta mendalam terhadap identitas daerah menjadi bahan bakar utamanya
untuk terus berkontribusi.
"Saya sangat bangga dengan kebudayaan yang ada di Banyuwangi.
Apalagi dengan adanya dua event unggulan Banyuwangi ini, saya sangat antusias
untuk bisa bergabung dalam mensukseskannya," pungkas Bhogi. (man)
