
Gelaran CFD di kawasan Hutan Karetan, Purwoharjo, Banyuwangi disambut antusiasme ribuan pengunjung, Minggu (9/8). (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Pemerintah Kecamatan Purwoharjo
bersama Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan
rutin menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Hutan Karetan, Kabupaten
Banyuwangi, setiap Minggu pagi.
Berlangsung di sepanjang jalur BA dari Karetan menuju
Glagahagung mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kegiatan bebas kendaraan ini
berhasil menyedot antusiasme ribuan pengunjung dari Banyuwangi dan sekitarnya.
Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi dengan udara
segar di bawah rindangnya pepohonan, CFD Hutan Karetan dirancang untuk
mendorong potensi ekowisata berbasis lingkungan serta membangkitkan
perekonomian masyarakat lokal.
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Yana
Herdiana mengatakan, pemanfaatan kawasan hutan untuk CFD merupakan bentuk nyata
kolaborasi dalam pengembangan ekowisata yang berdampak langsung bagi ekonomi
warga.
“Selain tempat olahraga bebas polusi berlatar hutan yang
rindang dan sejuk, CFD ini memberikan wujud nyata tumbuhnya ekonomi kreatif
masyarakat sekitar,” tutur Yana, Selasa (11/8/2026).
Yana juga menegaskan pentingnya menjaga keasrian lingkungan
hutan. Seluruh pengunjung dan pedagang diingatkan untuk tidak membuang sampah
sembarangan, tidak menyalakan api di kawasan hutan, serta tidak membuang
puntung rokok sembarangan guna mencegah risiko kebakaran hutan dan lahan
(karhutla).
Camat Purwoharjo, Sudarto Setyo, mengapresiasi dukungan
Perhutani, Forkopimka, dan seluruh pihak atas terselenggaranya ruang publik
ini. Ia berharap ajang ini dapat konsisten menggerakkan sektor usaha mikro di
wilayah setempat.
“Kami berharap CFD ini menjadi ruang publik bagi masyarakat
untuk berolahraga, menikmati suasana pagi dengan udara segar, sekaligus
menggerakkan perekonomian pelaku UMKM. Kami juga mengimbau warga tetap menjaga
kebersihan dan ketertiban,” ujar Sudarto.
Sementara itu, Kepala Desa Karetan Bonari, Ketua LMDH Hutan
Lestari Judi Riyanto, bersama BUMDes Karetan dan panitia mencatat, keberadaan
CFD ini memberikan dampak positif langsung bagi kurang lebih 300 pelaku UMKM
dan ekonomi kreatif di sekitar kawasan hutan.
Pihak pengelola berkomitmen menjaga kerapian dan keamanan
lokasi secara berkelanjutan, salah satunya dengan menyediakan fasilitas kantong
serta tempat sampah di sepanjang alur kegiatan. (man)