Pengumuman Kelulusan, Pelajar di Banyuwangi Dilarang Konvoi dan Diimbau Tetap di RumahKacabdin Jatim Wilayah Banyuwangi

Pengumuman Kelulusan, Pelajar di Banyuwangi Dilarang Konvoi dan Diimbau Tetap di Rumah

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, Eko Budi Santosa. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Jawa Timur Wilayah Banyuwangi, Eko Budi Santosa mengimbau pelajar SMA/SMK agar tidak euforia saat kelulusan dengan melakukan konvoi di jalanan.

Ia menegaskan bahwa pengumuman kelulusan besok dapat diakses secara online. Sehingga siswa tidak perlu datang ke sekolah dan diharapkan untuk merayakan kelulusan di rumah bersama keluarga.

"Kelulusan adalah momen yang membahagiakan, tetapi jangan sampai dirayakan dengan cara yang berlebihan. Kami mengimbau agar siswa tetap berada di rumah dan menyambut pengumuman dengan tenang bersama keluarga," ujar Eko, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga :

Kebijakan ini sengaja diterapkan guna menghindari kerumunan sekaligus menjaga ketertiban umum di lingkungan sekolah maupun jalan raya.

Menurut Eko, kegiatan konvoi di jalan raya kerap menimbulkan gangguan lalu lintas dan berpotensi membahayakan keselamatan para siswa maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, ia meminta siswa untuk menyambut pengumuman dengan cara yang lebih bijak.

Tak hanya konvoi, tradisi mencoret-coret seragam sekolah juga mendapat perhatian serius. Eko menilai kebiasaan tersebut tidak mencerminkan semangat dan nilai-nilai pendidikan yang selama ini ditanamkan di bangku sekolah.

Ia pun mendorong para lulusan untuk mengubah tradisi tersebut menjadi aksi yang lebih bermakna. Sebagai alternatif, Eko menyarankan agar seragam yang masih layak pakai disumbangkan kepada adik kelas atau masyarakat yang membutuhkan.

"Daripada seragam dicoret atau dirusak, lebih baik disumbangkan. Dengan begitu, kelulusan tidak hanya menjadi kebahagiaan pribadi, tetapi juga membawa manfaat bagi orang lain," ujarnya.

Eko berharap pengumuman kelulusan SMA/SMK tahun 2026 di Banyuwangi dapat menjadi momen yang tidak hanya membahagiakan, tetapi juga penuh tanggung jawab.

“Kelulusan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari babak baru menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau dunia kerja,” tandasnya. (fat)