
Petugas PJL Ekstra menjaga perlintasan kereta api sebidang di wilayah Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memperkuat pengamanan jalur dan perlintasan kereta api menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Penguatan pengamanan dilakukan melalui penempatan petugas tambahan di 22 titik perlintasan sebidang yang belum dijaga secara permanen.
Total ada 12 titik perlintasan di Banyuwangi yang
mendapat penguatan Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL Ekstra).
Mereka bertugas meningkatkan kewaspadaan sekaligus
membantu menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.
"Penambahan petugas tersebut disesuaikan dengan
tingkat kepadatan jalur kereta api serta jumlah perlintasan di masing-masing
wilayah," kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro
saat di Banyuwangi, Rabu (11/3/2026).
Selain penguatan penjagaan perlintasan, Daop 9 Jember
juga menambah petugas penilik jalan ekstra pada 19 petak jalur dari wilayah
Pasuruan hingga Ketapang.
Sebanyak 19 personel diterjunkan untuk melakukan
pemantauan kondisi jalur secara lebih intensif guna memastikan prasarana
perkeretaapian tetap dalam kondisi aman dilalui, khususnya pada periode dengan
frekuensi perjalanan kereta api yang meningkat selama masa Angkutan Lebaran.
Cahyo menjelaskan, langkah penguatan pengamanan ini
merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan perjalanan kereta api
yang aman dan andal bagi masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
“Ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk
memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman
bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Cahyo.
KAI Daop 9 Jember juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dan berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang dengan selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama. (fat)