
Kegiatan penguatan fisik dan mental peserta didik LKP Desy Education Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Tak hanya fokus membekali peserta
didik dengan keahlian teknis (hard skill), Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)
Desy Education Banyuwangi juga menaruh perhatian besar terhadap kesiapan mental
dan kebugaran fisik para calon tenaga kerja.
Setiap hari Rabu dan Jumat pagi, suasana halaman Stadion
Diponegoro Banyuwangi tampak semarak. Sejak pukul 05.30 hingga 07.00 WIB,
puluhan anak muda tampak antusias mengikuti kegiatan penguatan fisik dan mental
yang digelar oleh lembaga kursus berkinerja A tersebut.
Untuk menjaga antusiasme peserta, materi yang diberikan
setiap pekannya dikemas secara variatif dan interaktif. Mulai dari Senam
Kesegaran Jasmani (SKJ), latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), fun games,
outing class, hingga berbagai latihan kreativitas dan kekompakan tim.
Direktur LKP Desy Education Banyuwangi, Handoyo Saputro,
M.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang terintegrasi
demi melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan memiliki daya saing
tinggi di dunia industri, khususnya bidang hospitality dan pariwisata.
"Kegiatan ini memang bagian dari penguatan Program
Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) 2026. Namun, kami juga mengikutsertakan
peserta reguler, bahkan mempersilakan masyarakat umum untuk bergabung,"
ujar Handoyo kepada KabarBanyuwangi.co.id, Rabu (8/7/2026).
Menurut Handoyo, keterlibatan masyarakat umum ini sejalan
dengan prinsip lembaga untuk memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar,
terutama generasi muda yang sedang berburu peluang kerja.
"Anak-anak muda ini butuh dukungan total, baik dari
segi ilmu, hard skill, maupun soft skill. Mereka membutuhkan kondisi tubuh yang
sehat dan kedisiplinan yang terlatih. Melalui kegiatan subuh berdarah ini,
mereka disiapkan agar memiliki fisik yang sehat dan mental yang kuat saat
memasuki dunia industri," urainya.

Antusiasme peserta didik LKP Desy Education Banyuwangi
saat mengkuti kegiatan penguatan fisik dan mental. (Foto: Istimewa)
Sementara itu, Manager LKP Desy Education Banyuwangi,
Bernadette Francesca, menambahkan bahwa program penguatan fisik dan mental yang
telah berjalan selama dua minggu ini mendapat respons yang sangat positif.
"Alhamdulillah, anak-anak sangat senang sekali. Jumlah
pesertanya selalu meningkat dan mereka semakin hari semakin semangat,"
kata Francesca dengan nada bersyukur.
Ia mengaku bangga melihat kedisiplinan yang mulai terbentuk
pada diri para peserta. Selepas ibadah salat subuh, mereka langsung bergerak
menuju Stadion Diponegoro tanpa menunda waktu.
"Mereka bangun pagi-pagi dan langsung antusias menuju
stadion. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan ini membawa dampak yang sangat besar
dalam membentuk generasi muda yang komplet, tidak hanya kompeten di bidang
keahliannya, tetapi juga sehat secara jasmani dan rohani," pungkasnya.
(adv/man)
