Warga Banyuwangi berbondong-bondong tukar uang. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id – Seiring semakin mendekatnya Lebaran 2024, masyarakat di Banyuwangi mulai berbondong - bondong mendatangi sejumlah pasar dan mall untuk memenuhi kebutahan lebaran juga tempat penukaran uang baru.
Mengantisipasi adanya peredaran uang palsu (upal) yang biasanya marak terjadi jelang lebaran, Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi tersebut.
"Meskipun saat ini belum ada laporan terkait upal di
Banyuwangi, namun kita harus tetap waspada," tegas Kapolsekta Banyuwangi, AKP
Kusmin, Kamis (4/4/2024).
Menurutnya, selama Ramadhan dan mendekati lebaran
biasanya kejahatan dengan berbagai modus akan meningkat, dan warga diimbau
tetap waspada.
Peredaran upal berpotensi biasanya dilancarkan oknum tak
bertanggung jawab di tengah meningkatnya transaksi selama bulan Ramadhan. Masyarakat
saat ini mulai berbondong-bondong menukarkan uang pecahan besar ke pecahan
kecil.
Pihak kepolisian mengingatkan agar masyarakat harus
cerdas memilih tempat penukaran uang. Misalnya di Bank atau tempat legal
lainnya yang sudah terjadwal.
"Periksalah terlebih dahulu sebelum menerima uang. Masyarakat harus peka, diraba, dan diterawang untuk memastikan keaslian uang agar kita tidak mudah tertipu," kata Kusmin.
Petugas Polsekta Banyuwangi tingkatkan keamanan
toko emas di Pasar Induk. (Foto: Fattahur)
Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah selama Ramadhan
hingga Lebaran nanti, Polsek Banyuwangi gencar melakukan patroli untuk menjaga
keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli menyasar pusat keramaian, seperti pasar tradisional
dan mall juga meningkatkan keamanan terhadap toko emas serta mencegah balap
liar, hingga perang sarung di bulan Ramadhan ini.
"Peningkatan patroli dan pengamanan ini guna
mencegah berbagai tindak kejahatan selama Ramadhan hingga Lebaran ini,"
tandasnya. (fat)