Rumah Lantai Dua di Tukangkayu Banyuwangi Terbakar, Diduga Akibat Komputer KorsletDamkarmat Banyuwangi

Rumah Lantai Dua di Tukangkayu Banyuwangi Terbakar, Diduga Akibat Komputer Korslet

Bangunan lantai dua yang hangus terbakar di Tukangkayu, Banyuwangi diamankan petugas. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Kebakaran sasar rumah lantai dua di Jalan Letjend Sutoyo RT 01 RW 01, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Selasa (4/8/2026) siang. Diduga kuat, si jago merah berkobar akibat perangkat komputer yang mengalami korsleting.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu menimpa rumah milik Uswati (51). Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di warungnya yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap dari lantai dua rumah korban.

Baca Juga :

"Saat kejadian pemilik rumah sedang di warungnya depan TPU Setro Penganten. Warga yang melihat api langsung memberitahu pemilik rumah dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya," kata Edy.

Namun, karena tiupan angin cukup kencang dan api cepat membesar, upaya warga memadamkan kobaran api secara manual menggunakan selang air tidak membuahkan hasil. Anak korban, Nadya Dwi Lestari (26), lantas menghubungi Call Center Damkarmat Banyuwangi untuk meminta bantuan.

Mendapat laporan masuk pada pukul 11.35 WIB, regu pemadam kebakaran bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu tiga menit.

"Tim langsung menerjunkan 12 personel Regu Brama 3 bersama tiga unit armada damkar ke lokasi. Penyemprotan difokuskan pada titik api di sisi barat dan timur lantai dua untuk mencegah api merembet ke bangunan lain," jelas Edy.

Kerja cepat tim Damkarmat berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat. Sekitar pukul 11.54 WIB api berhasil dipadamkan, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan (overhaul) hingga seluruh area dipastikan aman pada pukul 12.12 WIB.

Berdasarkan hasil investigasi awal di lokasi, titik api diduga berasal dari percikan korsleting komputer di area kamar lantai dua.

"Api dari korsleting komputer menyambar kasur di sekitarnya. Angin kencang membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian kamar hingga kamar mandi," tambah Edy.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta akibat kerusakan pada bangunan lantai dua, perabotan, serta barang elektronik pemilik rumah. (man)