
Gunung Piramid, Bondowoso. (Foto: Instagram @bondowoso_explore)
KabarBanyuwangi.co.id - Tim SAR Gabungan menerjunkan
personel untuk melakukan pencarian terhadap dua orang pendaki yang diduga
tersesat dan hilang kontak di Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten
Bondowoso.
Kedua pendaki yang dilaporkan hilang tersebut adalah Maliya
Finda (51), warga asal Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili (35), seorang pemandu
lokal (guide) asal Bondowoso.
Dugaan tersesatnya kedua pendaki ini berawal dari
kecurigaan warga setempat. Pada Sabtu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, kedua
korban sempat menitipkan satu unit sepeda motor Yamaha NMax warna merah kepada
warga sebelum beranjak mendaki.
Namun hingga Selasa (4/8/2026) pagi, keduanya tak kunjung
kembali untuk mengambil kendaraan tersebut. Merasa khawatir, warga dan Muspika
Kecamatan Curahdami berkoordinasi hingga menduga kuat para pendaki mengalami
salah jalur, lalu melaporkannya ke pihak berwenang.
"Setelah menerima laporan pada pukul 07.56 WIB, Tim
Rescue Pos SAR Jember langsung kami kerahkan menuju lokasi untuk operasi pencarian
bersama unsur gabungan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan
(Basarnas) Banyuwangi, I Made Oka Astawa.
I Made Oka menegaskan, tim di lapangan akan mengoptimalkan
seluruh sumber daya dan menyisir area yang diperkirakan menjadi titik hilang korban.
"Kami menyisir area sesuai rencana operasi dengan
tetap mengutamakan keselamatan personel. Harapan kami, kedua korban bisa segera
ditemukan dalam kondisi selamat," tambahnya.
Operasi pencarian ini melibatkan lintas unsur, mulai dari
Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD, TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan Curahdami, PMI
Bondowoso, APGI, hingga potensi SAR dan relawan setempat.
Sejumlah peralatan medis, jungle rescue, mountaineering,
hingga alat komunikasi telah disiagakan di lokasi. Hingga berita ini ditayangkan,
proses penyisiran di lereng Gunung Piramid masih terus berlangsung di tengah
cuaca cerah berawan. (man)