Korban (tengah) ketika diinterogasi petugas Polsek Kota Banyuwangi. (Foto: Tangkapan Layar)
KabarBanyuwangi.co.id - Modus operandi pelaku kejahatan kini semakin berkembang. Di Banyuwangi, komplotan pencuri berpura-pura sebagai petugas dari salah satu instansi, beraksi dengan cara mengalihkan perhatian korbannya untuk menggasak sejumlah perhiasan dari dalam rumah korban.
Kejadian tersebut dialami perempuan berinisial LH (62) warga Lingkungan Mendut, Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Korban melaporkan kasus tersebut ke polisi dengan harapan pelaku ditangkap dan perhiasannya kembali.
Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin membenarkan pihaknya
menerima laporan dari korban pada Selasa (23/11/2021) kemarin. "Setelah
menerima laporan, kami langsung mendatangi TKP," ujar Kusmin, Kamis
(25/11/2021).
Pengakuan korban, kata Kusmin, sekira pukul 07:30 WIB,
korban didatangi tiga orang tak dikenal mengenakan jaket berwarna biru yang
mengaku sebagai petugas dari salah satu instansi di Banyuwangi. Saat itu korban
oleh dua orang pelaku diajak mengecek taman yang ada di depan rumah korban.
Namun rupanya itu hanyalah modus para pelaku untuk
mengalihkan perhatian korban. Karena disaat yang bersamaan, diduga salah satu
pelaku menyelinap masuk ke dalam rumah korban dan mengambil sejumlah perhiasan.
"Setelah mereka pergi, korban masuk ke dalam rumah dan
mendapati beberapa kotak perhiasan tergeletak di kasur. Setelah korban
mengecek, ternyata perhiasannya sudah raib," jelas Kusmin.
Atas peristiwa itu, korban mengaku mengalami kehilangan
sejumlah perhiasannya berula satu gelang emas dan tujuh cincin emas. "Dan
kasus ini masih kita selidiki," tambahnya.
Atas kejadian ini, Kusmin mengimbau kepada seluruh
masyarakat agar tetap waspada, jangan sembarangan menerima tamu tak dikenal
masuk ke rumah. "Bila perlu laporkan ke ketua RT setempat terlebih dahalu
sebelum menerima tamu atau orang tak dikenal," tegasnya. (fat)