Banjir Rob Landa Dua Kawasan Permukiman di BanyuwangiKelurahan Mandar


Banjir Rob Landa Dua Kawasan Permukiman di Banyuwangi

Keterangan Gambar : Air banjir rob menggenangi kawasan padat penduduk di Kelurahan Mandar. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Banjir rob kembali menerjang kawasan permukiman padat penduduk di dua wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Dua wilayah itu yakni Kelurahan Mandar dan Kepatihan. Puluhan rumah di dua wilayah itu terendam banjir setinggi 80 sentimeter.

Lurah Mandar, Dwi Sasongko saat dikonfirmasi mengungkapkan, banjir rob yang terjadi di wilayah itu masuk ke permukiman warga sekitar pukul 08:00 WIB, Rabu (18/5/2022). Hingga siang, ketinggian air mencapai sekitar 70 sampai 80 sentimeter.

Akibatnya, puluhan rumah di Kelurahan Mandar dan Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, terendam banjir. "Bila ditotal sekitar 50 rumah warga yang terendam banjir," kata Dwi.

Baca Juga :

Menurut Dwi, banjir rob di wilayahnya kerap menghantui warga setiap tahunnya. Warga sebetulnya sudah melakukan berbagai langkah antisipasi namun air laut masih tetap saja masuk ke permukiman warga.

Saat air laut pasang, kata Dwi, air masuk ke pemukiman melalui saluran gorong-gorong, kemudian meluap dan menggenangi rumah-rumah warga.

Bencana serupa terjadi pada Desember 2021. Saat itu, masih kata Dwi, selain merendam puluhan rumah warga, banjir rob juga meluber ke jalan hingga merendam sejumlah fasilitas umum lainnya.

Bahkan puluhan warung pedagang olahan ikan bakar di sepanjang Plesengan Pantai Ancol juga terendam air banjir rob setinggi lutut orang dewasa.

Pihaknya sebetulnya juga sudah meminta kepada pemerintah daerah untuk dibuatkan palang pintu air untuk mencegah pasang air laut masuk ke permukiman warga. Namun hingga kini belum terealisasi.

"Tujuan pintu air itu adalah untuk meminimalisir. Artinya air akan tetap masuk namun kan tidak akan parah," ujarnya.

Sebab ketika banjir rob datang bersamaan dengan musim penghujan, maka bisa dipastikan debit air yang menggenangi rumah warga akan semakin tinggi.

"Yang bikin tambah khawatir itu ketika banjir rob datang bersamaan dengan hujan. Maka akan semakin parah. Bisa-bisa barang-barang milik warga hanyut," ungkapnya.

Dwi menambahkan, saat ini banjir rob yang terjadi hari ini sudah mulai berangsur surut saat memasuki waktu siang. 'Sudah berangsur surut, warga kita minta agar tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya. (fat)