(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id - Pemkab Banyuwangi memastikan stok cabai, bawang merah menjelang dan selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri aman.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan Pangan) Pangan Kabupaten Banyuwangi, Iham Juanda, mengatakan sudah melakukan monitoring ke beberapa sentra penanaman cabai dan bawang merah untuk memastikan ketersediaan stoknya.
Di antaranya, sentra penanaman
cabai merah besar di Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. Sentra penanaman cabai
rawit dan bawang merah di Desa Sumbersewu dan Tembokrejo, Kecamatan Muncar;
serta Desa Bimorejo dan Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo.
“Alhamdulillah sejauh ini semua
aman. Terlebih Maret-April sudah memasuki musim panen,” tegasnya.
Ilham menyebut panen pada periode
tersebut cukup untuk menyuplai kebutuhan masyarakat Banyuwangi, selama bulan
Ramadhan hingga Lebaran 2023.
Diperkirakan saat panen, produksi
cabai rawit mencapai 10.518 ton, cabai merah besar 1.425 ton, dan bawang merah
870 ton.
Sementara rata-rata kebutuhan
konsumsi masyarakat Banyuwangi untuk komoditas cabai rawit sebanyak 272 ton per
bulan, cabai merah besar 323 ton per bulan, dan bawang merah 383 ton per bulan.
“Artinya stok cabai dan bawang
merah kita masih surplus. Harapannya, dengan pasokan yang terus terjaga, harga
komoditas cabai dan bawang merah tetap stabil,” harap Ilham.
Selain dua komoditas tersebut,
stok komoditas pangan yang lain juga diklaim aman. Berdasarkan data neraca
pangan pokok tahun 2022, ketersediaan beras Banyuwangi sebesar 424.987 ton,
sedangkan kebutuhan masyarakat hanya sebesar 165.411 ton, atau terjadi surplus
beras sebesar 259.576 ton.
Kondisi surplus juga terjadi pada
komoditas jagung sebesar 195.171 ton, daging sapi 70,39 ton, daging ayam ras
1.102 ton.
Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga memastikan ketersediaan BBM, elpiji, dan beras terjaga memasaki bulan Ramadan hingga Lebaran mendatang. Ipuk mengunjungi Depo Pertamina Tanjung Wangi dan Gudang Bulog di Ketapang Banyuwangi pekan kemarin. (humas/kab/bwi)