Berawal dari Gitaris, Mahasiswi Asal Banyuwangi Unjuk Gigi Main Gambus dan Oud di Istana Merdeka

Berawal dari Gitaris, Mahasiswi Asal Banyuwangi Unjuk Gigi Main Gambus dan Oud di Istana Merdeka

Fahira Saskia Putri, mahasiswi ISI Surakarta asal Banyuwangi tampil di Istana Merdeka bersama tim orkestra GBN 2026. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Pemuda asal Kabupaten Banyuwangi kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Fahira Saskia Putri (20), mahasiswi program studi S1 Etnomusikologi ISI Surakarta, terpilih menjadi bagian dari tim orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026.

Alumni SMKN 1 Banyuwangi ini tampil memukau saat memainkan instrumen tradisional Gambus Selodang asal Riau dan alat musik petik asal Timur Tengah, Oud, pada Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Putri dari pasangan Awal Junaidi Ismanu dan Siti Rohma Hidayati asal Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi ini mengaku keterlibatannya di GBN 2026 berawal dari informasi seleksi di kampusnya. Berbekal materi perkuliahan Ragam Musik Nusantara Melayu dan kelas Instrumen Tunggal Gambus, ia memberanikan diri mendaftar.

Baca Juga :

"Awalnya mempelajari Gambus dan Oud bukanlah hal yang mudah karena basic saya gitar yang memiliki fret, sedangkan gambus fretless. Hal itu membuat saya harus beradaptasi menentukan nada, teknik permainan, hingga ketepatan pendengaran," ujar Fahira.

Sebelum lolos seleksi nasional, mantan Ketua OSIS SMKN 1 Banyuwangi periode 2022/2023 ini melatih pendengarannya secara konsisten serta memperdalam teknik bermain kedua alat musik tersebut.

Sebelum tampil di hadapan Presiden dan tamu negara, alumni SMPN 1 Banyuwangi ini menjalani pemusatan latihan intensif secara daring pada 21-26 Juli 2026, dilanjutkan karantina offline pada 1-19 Agustus 2026 di Kinasih Resort & Conference, Depok.

Bagi peraih predikat The Best Guitar Player di berbagai ajang kompetisi ini, tampil di formasi orkestra besar merupakan pengalaman pertama yang sangat berkesan.

"Motivasi saya karena ingin mencoba pengalaman baru. Awalnya gugup karena ini pertama kali bermain bersama orkestra, terlebih di Istana Merdeka. Namun setelah menjalaninya, saya sangat bersyukur, bangga, dan bahagia," tutur pemenang Juara 3 PEKSIMIDA Jateng 2026 tersebut.

Fahira pun berpesan kepada generasi muda Banyuwangi agar tidak ragu melangkah dan mencoba hal baru. "Jangan takut untuk mencoba meskipun merasa kemampuan belum sempurna. Terus berusaha dan bekerja keras untuk meraih cita-cita," pungkasnya. (man)