
(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id – Kemacaten kawasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi yang sering terjadi utamanya saat peak season, menjadi salah satu bahasan saat tim PT Kereta Api Indonesia (KAI) bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Dalam pertemuan tersebut salah satunya dengan menyiapkan rest area atau kantong parkir untuk kendaraan di sepanjang kawasan Stasiun Ketapang Banyuwangi.
Saat masa peak season, selain
karena bertambahnya volume kendaraan salah satu penyebab kemacetan karena
banyak kendaraan utamanya truk yang parkir di bahu jalan di sepanjang menuju
Pelabuhan Ketapang.
"Kemarin (Kamis, 20/8/2026)
kita sudah membahas bersama PT KAI. Rencananya, di sepanjang kawasan Stasiun
Ketapang akan disiapkan rest area yang bisa menjadi kantong parkir tambahan
untuk mengurai kemacetan di Pelabuhan Ketapang," kata Ipuk, Jumat
(21/8/2026).
Ipuk mengatakan dengan rest area
ini akan menjadi tambahan kantong parkir yang sebelumnya ada di Pelabuhan
Ketapang dan Tanjungwangi.
Sebelumnya Ipuk juga telah
mengajukan dukungan dengan berkirim surat kepada Kementerian Perhubungan, mulai
pengajuan pelebaran jalan menuju pelabuhan, penguatan kapasitas dermaga, hingga
percepatan jalan tol Besuki-Banyuwangi.
Saat ini peningkatan sepasang
dermaga di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk telah dimulai oleh ASDP
Indonesia Ferry. Sepasang dermaga tersebut ditingkatkan spesifikasi dan
kapasitasnya agar bisa menjadi tempat menyebrang truk besar.
"Semoga kolaborasi dengan
berbagai pihak ini, bisa mengatasi masalah kemacetan di Pelabuhan Ketapang.
Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan stakeholder terkait," kata
Ipuk.
Advisor Direktorat Komersial PT
KAI, Suharjono, mengatakan ini termasuk dukungan PT KAI dalam upaya untuk
mengatasi kemacetan di Pelabuhan Ketapang. Menurutnya, PT KAI memiliki sekitar
10 hektare lahan di kawasan Stasiun Ketapang yang bisa dioptimalkan.
"Ini juga untuk optimalisasi aset PT KAI di Stasiun Ketapang. Nantinya selain menjadi rest area, juga akan menjadi pusat kuliner yang turut meningkatkan ekonomi warga sekitar," kata Suharjono. (*)
