
Direktur LKP Desy Education Banyuwangi, Handoyo Saputro sampaikan profil serta succes story para alumni kepada perwakilan sekolah. (Foto: Firman)
KabarBanyuwangi.co.id - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)
Desy Education Banyuwangi terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber
daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di pasar kerja nasional maupun
internasional
Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda rintisan kerja sama
di Ballroom Hotel Santika Banyuwangi, pada Jumat (21/8/2026) dan akan ditindak
lanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama mitra sekolah.
Kegiatan ini diselenggarakan berbarengan dengan kegiatan
hotel tour yang menjadi bagian dari Orientasi Praktik Industri bagi puluhan
peserta didik program beasiswa Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Type A Platinum 2026 di LKP Desy Education.
Pada kesempatan yang sama, LKP Desy Education juga
memberikan apresiasi khusus kepada 5 peserta didik terbaik sebagai bentuk motivasi
dan dorongan kualitas di setiap sesi pelatihan.
Direktur LKP Desy Education Banyuwangi, Handoyo Saputro,
menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempererat sinergi dengan
sekolah-sekolah yang selama ini menjadi penyumbang alumni terbanyak di lembaganya.
Sejumlah sekolah mitra yang digandeng dalam penguatan sinergi ini di antaranya
SMAN 1 Pesanggaran, SMAN 1 Rogojampi, MAN 1 Banyuwangi, SMKN 1 Tegalsari, SMKN
1 Glagah, dan SMKN Ihya Ulummudin Singojuruh.
"Hari ini kita ada kegiatan rintisan kerja sama
bersama SMK, SMA, dan juga Madrasah Aliyah yang selama ini banyak alumninya
belajar di LKP Desy Education. Mereka kami undang untuk sharing dan kolaborasi
terkait program-program beasiswa yang dimiliki LKP Desy Education dalam rangka
penyaluran alumni untuk tujuan bekerja, baik di dalam maupun luar negeri,"
ujar Handoyo saat dikonfirmasi.

Penyerahan penghargaan peserta didik terbaik program
beasiswa PKK Type A Platinum 2026 di LKP Desy Education Banyuwangi. (Foto: Firman)
Ia menambahkan, keterlibatan sekolah mitra sangat krusial
mengingat mayoritas peserta didik di Desy Education berasal dari
sekolah-sekolah tersebut. Melalui kerja sama resmi ini, LKP Desy Education
ingin menjemput bola secara formal demi meningkatkan mutu SDM sekolah serta
memperluas jangkauan beasiswa, baik parsial maupun full scholarship.
"Harapan kami semakin banyak alumni dari
sekolah-sekolah di Kabupaten Banyuwangi yang kita bantu. Sehingga mereka ini
nanti akan membanggakan tidak hanya untuk Banyuwangi, tetapi juga sekolah asal
tempat mereka belajar," tegasnya.
Dukungan nyata atas program ini dirasakan langsung oleh
pihak sekolah. Waka Humas SMAN 1 Pesanggaran, Ipung Djoko Sulistyawan,
mengungkapkan bahwa sekolahnya yang berbasis SMA Vokasi (Program Double
Track) telah mempercayakan anak didiknya ke LKP Desy Education hingga
angkatan ketiga.
"Sekolah kami berada di ujung selatan Banyuwangi. Ini
sudah angkatan ketiga kami memberikan kepercayaan kepada Desy Education untuk
memberikan kesempatan pendidikan, kesempatan kerja, dan peluang yang lebih
besar. Skema 6 bulan pendidikan dan 6 bulan praktik di sini sangat jelas,"
tutur guru pengampu mata pelajaran Informatika tersebut.

Peserta didik LKP Desy Education berkesempatan langsung
mencoba equipment hotel berbintang dalam agenda hotel tour di Hotel Santika
Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
Ipung berharap sinergi ini terus diperluas demi mencetak
generasi muda yang berdaya saing global untuk mendukung pencapaian Generasi
Emas 2045.
Bukti keberhasilan kolaborasi ini salah satunya dirasakan
oleh Keisha Ayu Almanda, alumni SMAN 1 Pesanggaran asal Desa Ringinsari,
Kecamatan Pesanggaran. Peserta didik Desy Education ini baru saja menyelesaikan
program magang (on the job training) selama 6 bulan di bagian Front Office
salah satu hotel bintang lima di Malaysia.
"Saya sangat bangga dan bersyukur bisa belajar di LKP
Desy Education karena porsi praktiknya banyak, seperti table manner, praktik
industri di hotel-hotel Banyuwangi, sehingga menambah wawasan di bidang
hospitality. Setelah magang 6 bulan di Malaysia ini, saya berencana untuk
langsung berkarier di industri perhotelan," ungkap Keisha. (man)
