
Direktur LKP Desy Education, Handoyo Saputro paparkan bentuk kerja sama dengan salah satu PKBM di Banyuwangi. (Foto: Istimwa)
KabarBanyuwangi.co.id - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)
Desy Education terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran
serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Banyuwangi.
Terbaru, lembaga pelatihan keterampilan terkemuka ini resmi
menjalin kerja sama strategis dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Merdeka yang berlokasi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Tegaldlimo.
Melalui kemitraan ini, LKP Desy Education akan memberikan
pembekalan keahlian praktis bagi para warga belajar dan alumni PKBM Merdeka
agar memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja.
Direktur LKP Desy Education, Handoyo Saputro, menyampaikan
bahwa tantangan lulusan pendidikan nonformal saat ini cukup besar jika hanya
bersandar pada dokumen formal semata. Penguasaan keterampilan teknis menjadi
kunci utama agar mampu sejajar dengan lulusan dari lembaga pendidikan lainnya.
"Kalau lulusan PKBM hanya mengandalkan ijazah atau
sertifikat dari lembaga tersebut tanpa adanya keterampilan yang dikuasai, itu
kayaknya sulit untuk bersaing dengan anak-anak dari sekolah lain, misalnya dari
politeknik dan lainnya," ujar Handoyo saat dikonfirmasi usai penandatanganan
kesepakatan di Hotel Santika Banyuwangi, Jumat (21/8/2026).
Sebagai solusinya, ia menjelaskan bahwa LKP Desy Education
siap memfasilitasi para alumni melalui program pelatihan vokasi intensif dalam
durasi singkat sebelum mereka diterjunkan ke lapangan.
"Kita akan berikan pelatihan terlebih dahulu, sebelum
mereka nanti terjun ke dunia kerja. Pelatihannya bisa singkat, mungkin 1 atau 2
minggu. Sehingga lulusan dari PKBM ini banyak yang sukses untuk berkarir, tidak
hanya di dunia pariwisata, tapi sesuai dengan bidang yang mereka tekuni,"
tegasnya.
"Insyaallah dengan bekal keterampilan singkat untuk
cepat kerja ini, kita membantu mengurangi pengangguran yang ada di PKBM
tersebut. Itu misi dari kami intinya," imbuh Handoyo.

Pihak LKP Desy Education Banyuwangi dan PKBM
Merdeka tunjukkan MoU yang disepakati. (Foto: Istimewa)
Kerja sama ini disambut positif oleh pihak sekolah. Kepala
Sekolah PKBM Merdeka, Nurul Ainiyah, menegaskan bahwa alumni yang memiliki
minat di sektor perhotelan maupun hospitality akan langsung difasilitasi ke LKP
Desy Education agar lebih berani dan percaya diri saat menghadapi dunia kerja.
Nurul menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada
pimpinan LKP Desy Education, para tutor, staf, serta seluruh warga belajar PKBM
Merdeka yang hadir dalam prosesi penandatanganan kesepakatan tersebut.
"PKBM Merdeka punya semangat 'SDM Unggul Indonesia
Jaya’. Tapi kami sadar, ijazah saja tidak cukup. Warga belajar kami juga butuh
keterampilan agar bisa mandiri dan berdaya. Di sinilah LKP Desy Education hadir
sebagai mitra. Dengan pengalaman dan tenaga pengajar yang profesional, kami
yakin kerja sama ini akan melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tapi juga terampil dan siap kerja," tuturnya.
Nurul menambahkan, keterpaduan antara program pendidikan
kesetaraan Paket A, B, dan C dengan pelatihan keterampilan praktis diharapkan
mampu mencetak generasi yang cerdas, terampil, dan mandiri demi mewujudkan
pendidikan yang merdeka serta bermanfaat.
Sebagai catatan, LKP Desy Education Banyuwangi dikenal
sebagai salah satu lembaga kursus dan pelatihan berprestasi yang telah didapuk
menjadi lembaga juara nasional.
Lembaga yang kerap dipercaya Kemendikdasmen RI dalam
menjalankan program ini memiliki rekam jejak gemilang dalam penyelenggaraan
program vokasi, pelatihan bahasa asing, hingga penyaluran tenaga kerja
profesional di berbagai bidang industri regional, nasional, hingga
internasional. (man)
