
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama DPU CKPP sewaktu meninjau jembatan darurat Sungailembu di Kecamatan Pesanggaran. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (DPU CKPP) Banyuwangi menargetkan pembangunan Jembatan Sungailembu di Kecamatan Pesanggaran akan dimulai pada Juni 2026.
Hal itu disampaikan Kepala DPU CKPP Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi sewaktu melakukan pertemuan dengan perwakilan warga beberapa waktu lalu.
"Statusnya saat ini masih proses lelang. Jika
semuanya berjalan lancar dan tidak ada hambatan pada evaluasi dokumen, target
pengerjaannya bulan Juni mendatang," kata Cahyanto kepada wartawan.
Jembatan baru yang akan dibangun tersebut berdimensi
lebar 6 meter dengan bentangan sekitar 14 meter. Konstruksinya menggunakan
pondasi tiang pancang dengan lantai (abutment) menggunakan beton.
Cahyanto menegaskan, pembangunan Jembatan Sungailembu ini
merupakan salah satu prioritas, dan telah masuk dalam daftar Proyek Strategis
Daerah (PSD).
Sebagai proyek strategis, menurut Cahyanto prosesnya
wajib melewati tahapan review atau audit dari Inspektorat terlebih dahulu guna
memastikan kesesuaian prosedur dan transparansi.
Cahyanto juga menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan
ini dilakukan secara ketat dan mengikuti rekomendasi dari Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK), untuk menjamin kualitas dan integritas proyek.
Sebagaimana diketahui, Jembatan Sungailembu ambles usai
diterjang banjir besar pada 15 Juli 2025 lalu. Untuk tetap membuka akses warga,
pemkab langsung membangun jembatan darurat agar akses ekonomi ketiga desa tetap
jalan.
Pemkab telah menuntaskan jembatan darurat khusus roda dua
yang bisa digunakan warga pada 18 Juli 2025. Disusul kemudian, pembangunan
jembatan baja sistem knock down untuk roda empat pun dikerjakan sembari
menunggu pembangunan jembatan permanen. (fat)