Dua Staf eL Hotel Banyuwangi Ungkap Rasa Bangga Tampil Maksimal di BEC 2026eL Hotel Banyuwangi

Dua Staf eL Hotel Banyuwangi Ungkap Rasa Bangga Tampil Maksimal di BEC 2026

Hindira Maharani, staf eL Hotel Banyuwangi kenakan kostum biru dengan sub-tema Situs Perang di BEC 2026. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Panggung megah Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 yang digelar pada Sabtu (18/7) menjadi momen tak terlupakan bagi dua staf eL Hotel Banyuwangi, Hindira Maharani dan Agung Febri Saputro.

Tampil di hadapan ribuan pasang mata, keduanya mengaku bangga dapat merepresentasikan semangat perjuangan rakyat Blambangan melalui busana megah yang mereka kenakan.

Hindira Maharani, staf departemen HR/Security yang membawakan sub-tema "Situs Perang", tampil memukau dalam balutan kostum bernuansa dominan biru. Warna biru melambangkan ketenangan sekaligus keabadian situs-situs bersejarah yang menjadi saksi bisu keperkasaan Perang Bayu.

Baca Juga :

Bagi Hindira, membawakan kostum seberat puluhan kilogram bukanlah perkara mudah, terlebih ia tak memiliki latar belakang menari. Namun, rasa bangga mampu mengalahkan rasa lelah selama melintasi rute parade.

"Awalnya cukup menantang saat harus menjaga keseimbangan dan ekspresi wajah sambil memeragakan koreografi dengan busana yang megah ini,” ujar Hindira, Rabu (22/7/2026).

“Tapi begitu turun ke jalan dan melihat antusiasme penonton, rasa lelah langsung berganti jadi kebanggaan. Serunya lagi banyak yang minta foto bareng,” imbuhnya tersenyum.


Tampilkan kostum Pejuang Perang berwarna cokelat, Agung Febri Saputro mencuri perhatian penonton. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Agung Febri Saputro dari departemen Food & Beverage (F&B) Service tampil gagah memeragakan sub-tema "Pejuang Perang". Kostum bernuansa cokelat tanah yang ia kenakan mencerminkan ketangguhan, keteguhan, dan kesederhanaan para ksatria Blambangan saat mempertahankan tanah kelahirannya.

Agung mengungkapkan, keterlibatannya di BEC 2026 memberikan pengalaman dan kesan mendalam, sekaligus motivasi untuk terus melestarikan seni budaya daerah.

"Bisa berdiri di panggung BEC membawa nama eL Hotel Banyuwangi dan membawakan karakter pejuang adalah pengalaman spektakuler. Kostum ini punya pesan mendalam tentang ketangguhan pejuang kita di masa lalu. Saya sangat puas dan bangga bisa tampil maksimal," ungkap Agung.

Kehadiran dua talent dengan kostum bernuansa biru dan cokelat ini berhasil menyedot perhatian penonton sepanjang rute parade, sekaligus membuktikan komitmen eL Hotel Banyuwangi dalam mendukung pelestarian budaya serta pemuda lokal di ajang pariwisata berkelas internasional. (man)