Warga tionghoa membersihkan altar tempat persembahyangan di Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi. (Foto: Sandy)
KabarBanyuwangi.co.id - Menjelang tahun baru Imlek 2574,
Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio Banyuwangi, mulai bersolek. Umat
Klenteng Ho Tong Bio yang didominasi warga tionghoa, membersihkan altar tempat
persembahyangan.
Berbagai patung dewa, hingga mengganti jubah dan mahkota
kebesaran Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin juga dibersihkan.
Pengurus Klenteng Ho Tong Bio, Iwan Wijaya mengatakan,
bersih-bersih altar suci dan patung dewa menjadi ritual wajib sebelum datangnya
tahun baru imlek.
Mulai dari altar, rupang dewa-dewa yang biasanya digunakan
untuk sembahyang, termasuk mengganti jubah Kongco Tan Hu Cin Jin.
"Persiapan Imlek, kita lakukan bersih-bersih tempat
persembahyangan, dan mengganti jubah dan mahkota Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin,"
ungkap Iwan Wijaya.
Sebelum melakukan pembersihan, petugas melakukan ritual
khusus, seperti berpuasa. Bahkan petugas yang membersihkan altar dan mengganti
jubah Kongco Tan Hu Cin Jin wajib menjalankan vegetarian sebelum melakukan
aktivitas pembersihan.
"Khusus yang membersihkan altar dan jubah Yang Mulia
Kongco Tan Hu Cin Jin, ada ritualnya, salah satunya harus vegetarian,"
jelas Iwan.
Membersihkan patung dewa dan altar suci merupakan salah
satu cara untuk mensucikan diri, sehingga di tahun baru, bisa menjadi
perwujudan semangat serta aura baru.
Kegiatan bersih-bersih Klenteng merupakan kegiatan rutin
bagi umat, menjelang Imlek sekaligus persiapan Ulang Tahun TITD Hoo Tong Bio,
yang ditandai dengan festival Imlek. (san)