Libur Maulid Nabi Muhammad, Banyuwangi Jadi Penyumbang Penumpang KA Terbanyak di Daop 9PT KAI Daop 9 Jember

Libur Maulid Nabi Muhammad, Banyuwangi Jadi Penyumbang Penumpang KA Terbanyak di Daop 9

Suasana penumpang jelang keberangkatan KA Probowangi di Stasiun Banyuwangi Kota (24/8/2026). (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW periode 21-25 Agustus 2026 membawa dampak signifikan terhadap pergerakan masyarakat di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember. Dari total 110.590 penumpang yang dilayani, Kabupaten Banyuwangi mencatatkan diri sebagai penyumbang penumpang terbanyak dibanding kabupaten lainnya.

Secara akumulasi wilayah kabupaten, Bumi Blambangan mencatatkan pergerakan mencapai 54.987 penumpang. Tingginya angka mobilitas dari dan menuju ujung timur Pulau Jawa ini dipicu oleh posisi Banyuwangi sebagai destinasi wisata unggulan serta tradisi keagamaan masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa Banyuwangi terus menjadi magnet utama bagi para pelancong dan pemudik lokal selama masa liburan.

Baca Juga :

"Banyuwangi menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat pada masa liburan. Kami melihat tingginya mobilitas tersebut sebagai bagian dari peran strategis kereta api dalam mendukung konektivitas antardaerah sekaligus sektor pariwisata di wilayah yang kami layani," ungkap Cahyo.

Dua kereta api yang berangkat dari stasiun di Banyuwangi (Stasiun Ketapang) menjadi primadona penumpang selama libur keagamaan yang berdekatan dengan akhir pekan tersebut.

KA Probowangi (Ketapang-Surabaya Gubeng) menjadi Kereta Api PSO paling banyak digunakan pelanggan dengan angka mencapai 16.412 penumpang. Sedangkan, KA Sangkuriang (Ketapang-Bandung) menjadi Kereta Api Komersial jarak jauh favorit yang melayani 4.910 penumpang, sekaligus membuka konektivitas baru warga Banyuwangi menuju Jawa Barat.

Secara keseluruhan di Daop 9 Jember, puncak kepadatan terjadi pada 23 Agustus 2026 dengan 23.114 penumpang, sementara arus balik bergeser pada 25 Agustus 2026 dengan 23.010 penumpang. Stasiun Jember mencatat angka keberangkatan/kedatangan individu tertinggi yakni 35.368 penumpang.

Atas kepercayaan masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya yang memilih moda transportasi rel, KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu operasional. (man)