
Para siswa TK Santa Maria Banyuwangi yang didampingi orang tuanya antusias lepasliarkan tukik di pesisir pantai area Ketapang Indah Hotel. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Wujud nyata komitmen menjaga
kelestarian ekosistem pesisir dan lingkungan laut terus digalakkan oleh
Ketapang Indah Hotel Banyuwangi. Kali ini, unit perhotelan tepi pantai tersebut
berkolaborasi dengan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) dan TK Santa Maria
Banyuwangi menggelar kegiatan pelepasan tukik edukatif di area pantai hotel,
Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini dirancang
khusus untuk mengenalkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Anak-anak
diajak mengikuti sesi edukasi interaktif seputar kehidupan penyu dan pentingnya
menjaga habitat pesisir, sebelum akhirnya melepaskan anak-anak penyu tersebut
secara langsung ke Selat Bali pada pukul 15.30 WIB.
Resort Manager Ketapang Indah Hotel, Prihantono Aries
Putra, menyampaikan bahwa aksi konservasi ini merupakan bagian dari upaya
berkelanjutan hotel dalam membangun rasa kepedulian lingkungan melalui
pengalaman langsung (environmental awareness).
“Sebagai hotel yang berada di kawasan pesisir, keberadaan
pantai dan ekosistem laut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kami.
Melalui kolaborasi bersama BSTF ini, kami ingin terus menghadirkan kegiatan
yang bermanfaat bagi kelestarian penyu sekaligus memberikan pengalaman bermakna
bagi generasi muda,” ujar Prihantono.
Keterlibatan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF)
menjadi pilar penting dalam agenda ini. Sebagai lembaga penangkaran dan
konservasi penyu lokal, BSTF memberikan edukasi mendalam mengenai siklus hidup
penyu, tantangan pelestarian habitat, hingga pentingnya peran aktif masyarakat
dan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan populasi penyu di alam liar.
Kepala TK Santa Maria Banyuwangi, Elisabeth Nugrohowati,
S.Pd., Gr., mengapresiasi kolaborasi edukatif ini. Menurutnya, kegiatan pelepasan
tukik sangat sejalan dengan pendekatan sekolah yang mendorong anak belajar
melalui pengalaman kontekstual.
“Bagi kami, ini bukan sekadar kegiatan di luar sekolah,
melainkan bagian dari proses belajar anak-anak. Mereka dapat mengamati secara
langsung dan memahami bahwa setiap individu memiliki peran untuk menjaga bumi
dan ekosistem di dalamnya,” ungkap Elisabeth.

Sebelum lepasliarkan tukik, anak-anak siswa TK dibekali
edukasi interaktif seputar penyu. (Foto: Istimewa)
Sinergi antara dunia industri pariwisata, lembaga
konservasi, dan institusi pendidikan ini membuktikan bahwa edukasi pelestarian
alam dapat dikemas secara interaktif, menyenangkan, serta berdampak nyata bagi
keberlanjutan lingkungan pesisir Banyuwangi.
Diketahui bersama, Ketapang Indah Hotel (KIH) merupakan
resort bintang empat yang berada di tepi pantai Banyuwangi. Resort megah yang
berlokasi strategis di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Kalipuro ini menawarkan
pengalaman menginap dengan suasana tropis dan pemandangan Selat Bali.
Berada di kawasan pesisir dekat Pelabuhan Ketapang, KIH
aktif mengembangkan berbagai aktivitas yang mendukung edukasi lingkungan,
konservasi, dan pemberdayaan komunitas lokal. Lebih lanjut dapat kunjungi
ketapangindahhotel.com atau sosial media-nya. (man)