Minibus Tabrak Kios Bensin di Kabat Banyuwangi Picu Kebakaran, Satu Pejalan Kaki Meninggal DuniaDamkarmat Banyuwangi

Minibus Tabrak Kios Bensin di Kabat Banyuwangi Picu Kebakaran, Satu Pejalan Kaki Meninggal Dunia

Detik-detik minibus terlibat kecelakaan tabrak kios bensin eceran terekam CCTV. (Foto: Tangkapan layar)

KabarBanyuwangi.co.id – Kecelakaan maut berujung kebakaran terjadi di Jalan Letjen S. Parman, Dusun Pakis, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Minggu (16/8/2026).

Satu unit minibus diduga hilang kendali hingga menabrak pejalan kaki dan kios bensin eceran, memicu kobaran api membakar kendaraan hingga merembet ke bangunan sekitar.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 04.49 WIB. Satu orang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat dihantam minibus.

Baca Juga :

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Edy Supriyono, membenarkan peristiwa kecelakaan yang memicu kebakaran di pinggir jalan raya tersebut.

"Laporan masuk melalui Call Center 112 sekitar pukul 04.58 WIB. Tim Regu Brama 2 bergerak cepat dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian dengan menerjunkan dua unit armada, yakni Ayaxx 03 dan Fire Dome 05," kata Edy.

Berdasarkan asesmen awal dan keterangan saksi di lokasi, kronologi bermula saat minibus yang dikemudikan Hasan Abdillah (44) menabrak seorang pejalan kaki. Usai menabrak korban, kendaraan oleng ke pinggir jalan dan menghantam kios bensin eceran milik Furqon (27).

Benturan keras itu memicu percikan api dari kap depan minibus dan langsung menyambar stok bensin di kios. Kobaran api yang membesar sempat memicu kepanikan warga lantaran menjalar hingga merusak pintu rolling door toko jamu milik Haydar yang berada tepat di sebelah kios.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum armada pemadam tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat personil tiba, api utama sudah berhasil dipadamkan warga. Petugas langsung mengambil langkah pendinginan menyeluruh untuk menyisir sisa bara api dan memastikan tidak ada potensi penyalaan kembali," jelas Edy.

Proses penanganan yang melibatkan 6 personel Damkarmat, jajaran kepolisian, serta warga setempat selesai penuh pada pukul 05.27 WIB.

Terkait korban jiwa dan total kerugian materiil akibat kerusakan minibus, kios bensin, serta toko jamu, pihak Damkarmat telah menyerahkan penanganan lanjutan kepada kepolisian.

"Untuk korban pejalan kaki yang meninggal dunia dan penanganan Lakalantas sudah ditangani oleh pihak Polri. Dugaan kuat pemicu kebakaran murni akibat benturan kecelakaan lalu lintas," pungkas Edy. (man)