Nenek di Wongsorejo Hilang Terseret Arus Sungai Saat Cuci PakaianKodim 0825 Banyuwangi


Nenek di Wongsorejo Hilang Terseret Arus Sungai Saat Cuci Pakaian

Keterangan Gambar : Babinsa Desa Wongsorejo bersama warga melakukan pencarian korban hilang terseret arus. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Seorang nenek berusia 70 tahun dilaporkan hilang terseret arus Sungai Widoro Kurung di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Korban berinisial S tersebut diduga terseret arus ketika mencuci pakaian.

Tim gabungan terdiri dari TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, terus melakukan upaya pencarian dengan dibantu warga setempat.

Babinsa Desa Wongsorejo, Serma Nurhadi, mengungkapkan, korban sekitar pukul 13:00 WIB, berangkat bersama tetangganya ke Sungai Widoro Kurung. Mereka mencuci pakaian di sungai saat kondisi hujan.

Baca Juga :

Tak lama setelahnya, aliran sungai tiba-tiba membesar. Datangnya air bah ini membuat mereka yang sedang beraktivitas di sungai menjadi panik dan berusaha menyelamatkan diri. Namun nahas, nenek S yang saat itu sedang mencuci pakaian di tepi sungai, terseret arus air banjir.

"Warga sudah berusaha menolong korban, namun tak berhasil lantaran derasnya banjir bercampur lumpur, membuat tubuh korban hanyut terbawa air," ungkapnya.


Tim SAR menyusuri Sungai Widoro Kurung untuk melakukan pencarian korban hilang terseret arus. (Foto: Istimewa)

Hingga kini, kata Nurhadi, saat ini pihaknya bersama tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. "Namun jika cuaca tak memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan besok Sabtu pagi, dengan mengerahkan personel tambahan untuk menyusuri aliran sungai," pungkasnya.

Terpisah, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto meminta masyarakat untuk berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan. Sebab kondisi cuaca saat ini sedang tidak bersahabat.

"Berkaca dari peristiwa hilangnya warga Wongsorejo akibat terseret arus sungai, kami minta warga yang sering beraktivitas di sungai, kami harap bisa berhati-hati, agar tidak terulang peristiwa serupa," jelasnya. (fat)