Antusiasme warga menyumbangkan darahnya di Rumah Dono Rejoagung. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Warga Banyuwangi punya cara tersendiri menikmati momen ngabuburit di bulan puasa. Ratusan warga secara sukarela mendaftar untuk ikut donor darah di Rumah Donor Rejoagung, Kecamatan Srono, Sabtu (25/3/2023).
Kegiatan donor darah tersebut dibuka sejak sore hingga malam, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
"Baru sekitar satu jam di buka sudah lebih dari 100
orang yang mendaftar, padahal ini kita buka sampai malam,'' kata Koordinator
Rumah Donor Rejoagung, dr. Khusnul Imama.
Menurutnya, donor darah di bulan Ramadhan aman bagi siapa
pun dan tak akan membatalkan puasa. Selain itu, donor darah sangat baik untuk
kesehatan tubuh.
"Tahun ini adalah yang kedua kalinya mengadakan donor darah di bulan Puasa," sambungnya.
Pendonor
mendaftarkan diri untuk ikut mendonorkan darahnya. (Foto: Fattahur)
Dia bersyukur antusiasme warga yang mendonorkan darahnya
sangat tinggi meski sedang berpuasa.
"Dari PMI disediakan sekitar 200 kantong darah. Tapi
jumlah yang mendaftar sangat banyak. Bahkan diluar ekspektasi," kata dia.
Sebagai bentuk apresiasi kepada warga pihaknya memberikan
takjil, kaos, dan souvernir bagi mereka yang telah mendonorkan darahnya.
Salah seorang pendonor, Agustina Pancawati (37) mengaku
rutin donor darah. Sehingga baginya tidak menjadi masalah kalau harus
mendonorkan darahnya di bulan puasa.
''Sudah biasa donor, meskipun puasa tidak masalah. Puasa tahun lalu saya juga donor darah,'' ungkapnya.
Pendonor
mendapatkan takjil dan souvenir usai donor darah. (Foto: Fattahur)
Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi ini
menambahkan, justru saat bulan puasa dirinya lebih bersemangat. Dia berharap
darah yang didonorkan bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.
''Alhamdulillah bisa berbagi sambil menunggu waktu buka
puasa,'' katanya.
Kegiatan donor darah di Rumah Donor Rejoagung ini memang
digelar secara rutin untuk mengakomodir masyarakat di wilayah Banyuwangi
selatan. (fat)