Iklan Banner Atas Sumail Abdullah Ucapan Idul Adha

Polisi Kantongi Lima Nama DPO Kasus Senpi IlegalPolresta Banyuwangi


Polisi Kantongi Lima Nama DPO Kasus Senpi Ilegal

Keterangan Gambar : Barang bukti senjata api rakitan yang berhasil diamankan polisi. (Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id - Polisi terus mengembangkan kasus senjata api ilegal yang diproduksi di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin menyampaikan, bahkan pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam bisnis senjata api rakitan tersebut selama melakukan pengembangan penyelidikan kasus ini.

"Beberapa waktu yang lalu, kita telah berhasil menangkap empat orang tersangka. Dan saat ini kita tengah memburu lima nama yang sudah kita tetapkan sebagai DPO, seluruhnya berasal dari luar Kabupaten Banyuwangi," kata Kapolresta, Selasa (20/4/2021) kemarin.

Baca Juga :

Hasil pengembangan kasus ini, kata Arman, rupanya ada lima kota di Jawa Timur yang menjadi tempat sasaran transaksi jual beli senpi berbagai variasi.

Selain  di Jawa Timur, ada satu provinsi lain yang juga menjadi tempat sasaran transaksi senpi. "Ini yang sementara ini kami kembangkan," ungkap Arman.

Dalam kasus ini, polisi berhasil menangkap empat orang tersangka berinisial MN, AW, IPW, dan CS, serta menyita sejumlah barang bukti. Mulai dari senjata laras panjang, pistol, ratusan amunisi dan magazine, serta peralatan yang digunakan pelaku merakit senjata api.

Kasus ini bahkan mendapat atensi khusus Polda Jawa Timur. Bahkan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim akan mem-back up penuh Polresta Banyuwangi untuk mengungkap jaringan industri senpi ilegal ini. (fat)