
Kepala Desa Olehsari dan Camat Glagah menyerahkan barang-barang korban ke pihak keluarga bersangkutan. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – Personel Polsek Banyuwangi mengevakuasi seorang remaja wanita yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah pos kamling Lingkungan Gentengan, Kelurahan Singonegaran.
Remaja itu ditemukan tertidur di pos kamling sejak Senin malam (4/5/2026). Warga setempat sempat berupaya berkomunikasi, namun terkendala karena identitas dan asal-usul remaja tersebut yang belum jelas.
Upaya evakuasi terhadap remaja tersebut dilakukan setelah
ramainya unggahan di media sosial, termasuk laporan melalui Direct Message (DM)
akun Instagram Polresta Banyuwangi, Selasa (5/5/2026).
Menyikapi laporan tersebut, Kapolsek Banyuwangi AKP
Hendry Christianto langsung menginstruksikan anggotanya untuk bergerak ke
lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Di lokasi, kami menemukan remaja tersebut dalam
kondisi lemas. Anggota kemudian membawanya ke RSUD Blambangan guna mendapatkan
perawatan medis lebih lanjut," kata Hendry, Rabu (6/5/2026).
Setelah mendapatkan penanganan, remaja tersebut akhirnya
dapat berkomunikasi dan mengaku bernama F, warga Desa Olehsari, Kecamatan
Glagah, Banyuwangi.
"Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Kepala Desa
Olehsari dan Camat Glagah untuk menjemput remaja tersebut setelah kondisinya
membaik," ujar Hendry.
Berkat kesigapan warga dan respon cepat kepolisian, F
kini telah kembali ke pelukan keluarganya dengan aman. Seluruh barang milik
korban yang ditemukan di lokasi juga diserahkan.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan
menegaskan bahwa kecepatan penanganan ini merupakan wujud nyata transformasi
Polri yang Presisi, di mana setiap laporan masyarakat, termasuk dari kanal
digital, adalah prioritas utama.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada
masyarakat dan rekan-rekan media sosial yang proaktif memberikan informasi
kepada kami. Sehingga dapat dapat menyelamatkan nyawa dan membantu warga yang
sedang dalam kesulitan," ujar Rofiq.
Polresta Banyuwangi hadir bukan hanya sebagai penegak
hukum, tetapi sebagai pelindung dan pengayom yang memiliki kepekaan sosial
tinggi.
"Kami pastikan setiap anggota di lapangan selalu
siap merespon laporan kemanusiaan seperti ini demi menjamin rasa aman bagi
seluruh warga Banyuwangi," pungkasnya. (red)