Polresta Banyuwangi Siagakan Ratusan Personel Gabungan Amankan Titik Vital saat NataruPolresta Banyuwangi

Polresta Banyuwangi Siagakan Ratusan Personel Gabungan Amankan Titik Vital saat Nataru

Penyematan pita kepada petugas sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Semeru 2023. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id - Ratusan Personel gabungan mulai diterjunkan untuk mengamankan obyek vital di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024 di Kabupaten Banyuwangi.

"Pengamanan Nataru melibatkan 725 personel gabungan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Linmas, Dishub, Satpol PP, Brimob, dan sektor-sektor lainnya," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa.

Para personel ditempatkan mulai hari ini, Kamis (21/12/2023), bersamaan dengan dimulainya Operasi Lilin Semeru 2023. Mereka akan melakukan pengamanan ketat hingga tanggal 2 Januari 2024.

Baca Juga :

"Personel gabungan kita sebar di 13 pospam (pos pengamanan) dan satu pos terpadu yang dioperasikan di Pelabuhan ASDP Ketapang," ujarnya.

Selama Operasi Lilin Semeru 2023 pengamanan libur Nataru berlangsung, masyarakat bisa memanfaatkan Pos Terpadu sebaik-baiknya.

Di Pos Terpadu disediakan berbagai fasilitas, mulai dari pelayanan cek kesehatan, monitor pemantauan CCTV kemacetan, pusat informasi, hingga lokasi istirahat wisatawan.

Deddy mengatakan, pos pengamanan didirikan di beberapa titik jalan arteri ataupun kawasan destinasi wisata. Salah satunya di depan Masjid Baiturrahman.

"Pos pengamanan didirikan di titik-titik rawan. Seperti titik rawan kemacetan di jalur Gumitir dipantau dan kita siapkan rekayasa lalu lintas. Termasuk memasang rambu pemantul cahaya penanda lokasi (scotchlite) atau 'mata kucing'," tambahnya.

Pengamanan khusus di obyek vital, seperti Pelabuhan Ketapang dan tempat wisata, Polresta Banyuwangi dibantu personel dari Brimob.

"Untuk Brimob ada satu SSK, untuk keperluan kontinjensi serta pengamanan di obyek vital dan beberapa tempat yang dianggap rawan," kata Deddy.

Pengamanan juga dilakukan di gereja pada perayaan Natal, dan pusat keramaian yang digunakan merayakan pergantian tahun.

Pengamanan yang dilakukan pada Natal dan pergantian tahun ini agar masyarakat yang merayakan tetap merasa aman dan nyaman.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berlaku tertib guna memperkuat tingkat keamanan dan kenyamanan," tandasnya. (fat)