Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra memberikan arahan pengamanan Nataru kepada personel gabungan. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id – Pengamanan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kabupaten Banyuwangi, melibatkan ratusan personel TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
Total sebanyak 800 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Lilin Semeru 2024 di momen Nataru. Operasi pengamanan ini berlangsung dari tanggal 23 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
"Totalnya sekitar 800 personel, terdiri dari TNI,
Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Basarnas, dan beberapa instansi terkait
lainnya," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Rabu
(18/12/2024).
Polresta Banyuwangi juga mendirikan posko terpadu, pos
pelayanan (Posyan), dan pos pengamanan (Pospam) yang tersebar di delapan titik
strategis. seperti di pusat perbelanjaan, pusat keramaian, kawasan gereja,
sampai destinasi wisata.
"Yang menjadi konsen pengamanan yakni perayaan Natal
di gereja dan malam pergantian tahun. Kita ploting personel di tempat-tempat
tertentu selama Nataru," ujarnya.
Personel juga disiagakan di kawasan bandara, terminal,
dan pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang. "Khusus di Pelabuhan Ketapang
kita siapkan pos terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub,
dan pihak terkait lainnya," kata Rama.
Untuk di wilayah kota, lanjut Rama, khususnya saat malam
pergantian tahun, pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas secara
tentatif bila terjadi krodit.
Rama berujar, pihaknya juga telah berkordinasi dengan
BMKG terkait perkembangan cuaca. Termasuk ASDP untuk memastikan kesiapan armada
serta pengelolaan pelabuhan selama Nataru.
"Jadi kita sudah siapkan langkah-langkah taktis jika
nanti terjadi krodit ataupun situasi darurat, termasuk buffer zone atau kantong
parkir juga disiapkan di beberapa titik sekitar Pelabuhan Ketapang,"
sambungnya.
Polresta Banyuwangi juga melibatkan BPBD dan DPU dalam
mengantisipasi bencana hidrometeorologi, mengingat saat ini Banyuwangi sudah
memasuki musim hujan
"Tapi kita sudah siapkan alat berat, senso, dan
peralatan lainnya di beberapa titik daerah rawan bencana," imbuhnya.
Rama menambahkan, pengamanan juga dilakukan di tempat
wisata guna menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang berlibur di
momen Nataru. Hal tersebut sudah disampiakan dalam rakor bersama Forkopimda
yang digelar kemarin.
"Pada prinsipnya, rakor untuk menyamakan persepsi seluruh
unsur dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat
(sitkamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu
lintas (Kamseltibcarlantas) saat Nataru," pungkasnya. (fat)