Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah dampingi Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bertemu tokoh ulama di Banyuwangi. ( Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Anggota Komisi V DPR RI, Sumail Abdullah mendampingi Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani berkunjung ke sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (5/10/2023).
Pesantren yang dikunjungi pertama kali adalah Ponpes Nurul Abror Al Arobbaniyin yang terletak di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo.
Di tempat itu, Ahmad Muzani bertemu dengan Pengasuh
Ponpes Nurul Abror, KH. Fadlurrahman Zaini dan mengenalkan para jagoannya yang
akan bertarung pada Pileg 2024 nanti.
"Mohon doanya kiai, ini saya kenalkan sejumlah
kader-kader terbaik Partai Gerindra," ujar Ahmad Muzani.
Sejumlah Caleg yang dikenalkan oleh Ahmad Muzani
diantaranya, H. Sumail Abdullah, Bima Rafsanjani Rafid, Ketua DPD Partai
Gerindra Jatim, Anwar Sadad, Ketua DPC Partai Gerindra Banyuwangi dan Situbondo,
H. Noval Badri serta Hambali, Ketua DPC Gerindra Situbondo.
Dalam pertemuan itu, pengasuh ponpes mendoakan semua
kader gerindra dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk diberi
kekuatan dalam melaksanakan tugasnya.
Setelah ngobrol banyak di Ponpes Nurul Abror Al
Arobbaniyin, Sumail dan Ahmad Muzani kembali melanjutkan perjalannya menuju
Ponpes Manbaul Ulum di Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar.
Selain mengenalkan para kader dan meminta doa kepada
pengasuh ponpes disana, rombongan Ahmad Muzani juga melakukan ziarah ke Makam
Askandariyah yang berada di dalam lingkungan Ponpes Manbaul Ulum.
"Saya bersyukur hari ini saya bisa bertemu dengan
beberapa tokoh agama, ulama, dan para Kiai di Banyuwangi, karena saya ingin
menyampaikan salam dari Pak Prabowo kepada mereka," ungkapnya.
"Selain itu, tentu kami ingin mendapat nasihat,
petuah dari para tokoh agama, ulama, dan Kiai tersebut tentang apa dan
bagaimana langkah perjuangan kami ini,” jelasnya.
“Pak Prabowo selalu mengatakan bahwa perjuangan di medan
politik adalah berjuang untuk kepentingan rakyat dan bangsa. Dan parai Kiai itu
adalah mata hati rakyat," pungkasnya. (fat)