Aksi Anggota Polresta Banyuwangi Tambal Jalan Berlubang Antisipasi KecelakaanPolresta Banyuwangi

Aksi Anggota Polresta Banyuwangi Tambal Jalan Berlubang Antisipasi Kecelakaan

Anggota Polresta Banyuwangi menambal jalan berlubang. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Polresta Banyuwangi kerahkan anggotanya untuk menambal jalang berlubang. Kegiatan ini menyasar sejumlah ruas yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Penambalan jalan berlubang ini merupakan bentuk perhatian dari Polresta Banyuwangi dalam memastikan warga berkendara dengan aman, nyaman, hingga sampai ke tujuan.

Melalui kegiatan semacam ini, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan berharap dapat meminimalisir risiko fatalitas akibat infrastruktur jalan yang rusak.

Baca Juga :

"Intinya kita ingin mengurangi dampak kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan rusak dan berlubang," ujar Rofiq, Selasa (3/1/2026).

Kegiatan penambalan lubang ini tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan, tapi juga menyisir akses jalan di 25 kecamatan se-Banyuwangi dengan melibatkan peran aktif Polsek jajaran.

"Jadi kegiatan penambalan jalan berlubang ini bersifat sementara dan menggunakan dana swadaya. Nanti akan ditindaklanjuti jika sudah muncul program perbaikan jalan dari Dinas PU," ucapnya.

Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan tindakan responsif, prediktif, dan humanis dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Polri hadir tidak hanya saat terjadi pelanggaran atau kecelakaan, tetapi juga sebelum hal itu terjadi. Ini bagian dari upaya pencegahan dan kepedulian kami terhadap pengguna jalan,” tambahnya.

Selain melakukan penambalan jalan berlubang, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Polresta Banyuwangi berharap melalui gerakan ini dapat tercipta situasi lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan tertib selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru yang berlangsung pada 2-15 Februari 2026. (red)