Iklan Atas ASTON Banyuwangi

Ban Depan Pecah, Dump Truck Terguling di Jalan S. Parman BanyuwangiSatlantas Polresta Banyuwangi


Ban Depan Pecah, Dump Truck Terguling di Jalan S. Parman Banyuwangi

Keterangan Gambar : Dump truk terguling di di Jalan Raya S. Parman, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya S. Parman, Desa Sumberrejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Kendaraan dump truk nopol P 8475 VA terguling akibat ban pecah.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Wahid Hasyim mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (24/11/2022) sekira pukul 21:40 WIB.

Wahid Hasyim menceritakan, kejadian bermula ketika truk yang dikemudikan Purnomo (30) melintas di Jalan S. Parman dari arah Kecamatan Kabat menuju Banyuwangi. Tiba-tiba ban kanan depan truk tersebut pecah.

Baca Juga :

"Truk melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. Sampai di TKP, ban kanan depan truk tersebut pecah," kata Wahid Hasyim, Jumat (25/11/2022).

Usai mengalami pecah ban, truk hilang kendali hingga membentur pembatas jalan lalu terguling dan melintang di tengah jalan. "Truk hilang kendali hingga membentur pembatas jalan lalu terguling," ujarnya.

Kepolisian menyebut, kecelakaan tunggal tersebut diduga akibat sopir truk kurang hati-hati saat berkendara, sehingga menyebabkan kecelakaan. "Faktor lain, karena kurang hati-hatinya pengemudi truk sehingga mengalami kecelakaan," jelasnya.


Dump truk terguling dievakuasi menggunakan alat berat. (Foto: Istimewa)

Akibat kejadian itu, pembatas jalan di tempat kejadian perkara rusak parah. Sementara kendaraan truk mengalami kerusakan pada bagian bodi depan dan as roda depan patah.

Beruntung sopir truk asal Desa Wonosobo, Kecamatan Srono itu selamat. "Korban jiwa nihil, sopir truk selamat," katanya.

Wahid Hasyim menambahkan, truk yang terguling berhasil dievakuasi setelah satu unit alat berat diterjunkan di lokasi kejadian.

"Evakuasi dilakukan malam itu juga menggunakan alat berat. Saat ini kendaraan dump truk kita amankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (fat)