
(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi memastikan hingga awal Mei 2026 ini, belum ada laporan atau temuan kasus positif infeksi hantavirus di wilayah Banyuwangi.
Meski kondisi aman, langkah pencegahan tetap diperkuat guna mencegah potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui tikus ini.
Kepala Dinas Kesehatan
Banyuwangi, Amir Hidayat, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap
penyebaran hantavirus, penyakit yang ditularkan melalui tikus dan dapat
menimbulkan gangguan serius pada kesehatan manusia.
Menurut Amir, hantavirus dapat
menular melalui kotoran, air kencing, hingga gigitan tikus yang telah
terinfeksi virus tersebut.
Penularan paling sering terjadi
ketika kotoran dan air kencing tikus yang sudah mengering bercampur dengan debu
lalu terhirup manusia.
“Hantavirus ini bisa menimbulkan
gejala seperti demam tinggi, ruam pada tubuh, bahkan gangguan pernapasan
seperti batuk dan sesak,” ujar Amir.
“Penularannya bisa dari debu yang
terkontaminasi kencing tikus, gigitan tikus, hingga makanan yang sudah terkena
virus dari tikus,” tambah Amir.
Amir menjelaskan, penyakit akibat
hantavirus dapat berkembang secara bertahap. Pada fase awal, penderita biasanya
mengalami demam, nyeri tubuh, dan gejala umum layaknya infeksi virus.
“Kalau sudah muncul demam tinggi
dan gejala mengarah ke infeksi hantavirus, sebaiknya segera dirawat supaya
penanganannya lebih cepat dan tidak berkembang menjadi lebih berat,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Amir
mendorong masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan karena mengurangi
risiko tikus berkembang biak di sekitar permukiman warga.
Warga diminta untuk menjaga
kebersihan lingkungan tempat tinggal, menutup tempat penyimpanan makanan agar
tidak terkontaminasi.
Warga juga diminta segera
memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala yang mencurigakan
setelah beraktivitas di lingkungan yang berpotensi menjadi habitat tikus.
“Yang paling penting jangan
sampai tikus masuk ke rumah. Lingkungan harus dijaga tetap bersih, terutama
daerah yang dekat kebun atau sarang tikus,” ucapnya.
“Kalau mau membersihkan kotoran
tikus, pakai masker dan siram dengan desinfektan lalu bersihkan,” imbuhnya.
Amir juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat cukup. Menurutnya, sistem imun yang baik dapat membantu tubuh melawan infeksi virus. (*)