oleh

Diskusi Pelaku Wisata Songgon, Ipuk Fiestiandani Beber Lima Program untuk Pokdarwis

KabarBanyuwangi.co.id – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, bertemu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Songgon. Ipuk mengucapkan terima kasih kepada para penggerak Pokdarwis yang selama ini telah bersama-sama menggeliatkan ekonomi daerah melalui pariwisata.

”Pokdarwis adalah bagian dari pahlawan ekonomi, yang selama beberapa tahun ini berperan menggerakkan ekonomi masyarakat. Meski saat ini menurun karena pandemi Covid-19, kita tatap masa depan dengan optimistis. InsyaAllah badai ini kita lewati bersama. Basis ekonomi Banyuwangi adalah pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata. Empat sektor inilah yang ke depan menjadi prioritas untuk pemulihan ekonomi,” ujar Ipuk.

”Kami di sini ingin mendengar lebih banyak dari sahabat-sahabat pengelola wisata di Songgon. Semoga kita bisa bersama-sama ke depan membangun pariwisata Banyuwangi,” imbuh Ipuk yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Sugirah.

Baca Juga: Para Petani Berharap Mas Yusuf – Gus Riza, Membenahi Secara Total Dunia Pertanian

Baim, Ketua Pokdarwis Kecamatan Songgon, mengatakan, di kecamatannya terdapat belasan destinasi dengan berbagai variasi. Destinasi wisata di Songgon sudah lama dirintis. Sejak era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas, destinasi wisata Songgon kian berkembang pesat.

“Ada wisata sejarah, religi, adventure, outbond, offroad, pemandian, dan lainnya. Kami senang karena potensi wisata di sini terus dikembangkan. Kami di-support dengan berbagai program,” jelas Baim.

Misalnya, ada Festival Durian yang memperkenalkan berbagai varian produk durian asli Songgon. Selain itu, ada Festival Rowo Bayu, Festival Songgon Adventure, dan lainnya.

“Ini berdampak pada peningkatan UMKM di Songgon dan perekonomian warga. Kami berharap agar ke depan, program pariwisata bisa berkesinambungan. pinta Baim.

Baca Juga: Cegah dan Tindak Pelanggar Protkes Dalam Tahapan Pilkada, Bawaslu Bentuk Pokja Khusus

Sementara itu, Ipuk Fiestiandani memaparkan, pemulihan kunjungan wisatawan menjadi salah satu prioritas. Tentu dengan menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

”Pengembangan pariwisata kami perkuat ke pengelolaan berbasis masyarakat atau yang kita kenal sebagai Pokdarwis. Maka bantuan kepada Pokdarwis akan ditingkatkan. Ada lima langkah kami siapkan. Pertama, bantuan infrastruktur dan fasilitas. Pemda bakal turut membenahi destinasi yang dikelola Pokdarwis, termasuk aksesabilitas dan fasilitas yang ada di destinasi,” ujarnya.

Langkah kedua, lanjut Ipuk, pengembangan SDM wisata melalui berbagai pelatihan dan kursus.

”Termasuk, beasiswa kuliah ke depan, ada khusus belajar ilmu pariwisata, baik di kampus dalam maupun luar Banyuwangi. Sehingga anak-anak muda, termasuk pegiat Pokdarwis, menguasai manajemen pariwisata secara komprehensif,” jelasnya.

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Dampingi Ikrar Netralitas ASN Se-Kabupaten

Ketiga, menjembatani permodalan. ”Kami akan menggandeng lembaga pembiayaan untuk membantu permodalan Pokdarwis dengan skema mudah dan murah, juga tentu mengajak dunia usaha termasuk BUMN untuk membantu Pokdarwis,” ujar Ipuk.

Keempat, memperkuat atraksi di destinasi. ”Misalnya, di Songgon ada arung jeram, nah di ujung petualangan, seniman dilibatkan untuk tampil. Pemda bisa memfasilitasi,” katanya.

Kelima, membantu promosi wisata desa. ”Pemda membantu mempromosikan destinasi yang dikelola Pokdarwis. Termasuk kerja sama dengan layanan seperti Traveloka, Tiket.com, dan sebagainya,” pungkas Ipuk. (red)

_blank

Kabar Terkait