
Praktik pascapanen kopi warga Wangkal-Secang Mangir, Kalipuro, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - PT Patra Logistik berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Brawijaya (UB) menggelar kegiatan pengenalan praktik pascapanen kopi bagi warga di wilayah Wangkal-Secang Mangir, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.
Kegiatan yang dikemas melalui program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diikuti sebanyak 38 peserta dari anggota
Kelompok Masyarakat (Pokmas) Bumi Karya serta petani non-anggota, pada Sabtu
(8/8/2026).
Digelar di tengah musim panen, para petani diajak
berdiskusi seputar proses pengolahan pascapanen kopi. Mulai dari pemetikan,
sortasi, pengeringan, hingga pengenalan teknik fermentasi.
Selain mendapatkan edukasi, para peserta juga
disosialisasikan penggunaan sarana pendukung sederhana untuk membantu
pengolahan hasil panen di tingkat petani.
Wilayah Wangkal-Secang Mangir sendiri dikenal memiliki
potensi penghasil kopi jenis Robusta dan Excelsa yang menjadi salah satu
tumpuan ekonomi warga setempat. Oleh karena itu, pengelolaan pascapanen menjadi
poin krusial untuk menjaga mutu dan nilai jual kopi.
Corporate Secretary PT Patra Logistik, Prakoso Yoga
Ferlando, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh pihak dalam
kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat,
Pemerintah Kelurahan Kalipuro, serta Universitas Brawijaya atas kolaborasi yang
terjalin. Patra Logistik hadir untuk mendukung pengembangan potensi lokal
melalui berbagi pengetahuan dan pengenalan praktik pascapanen yang diharapkan
dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Prakoso dalam
keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, sinergi antara perusahaan, perguruan tinggi,
pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman
sekaligus memperkuat hubungan antar pemangku kepentingan.
Apresiasi senada disampaikan Lurah Kalipuro, Salim
Syafi'i. Ia berharap edukasi yang diberikan dapat membuka wawasan warga dalam
memaksimalkan potensi kopi daerah.
"Kami berharap pengetahuan yang dibagikan melalui
kegiatan ini dapat menjadi tambahan wawasan bagi masyarakat dalam mengembangkan
potensi kopi yang dimiliki sesuai dengan kondisi dan kebutuhan setempat,"
tuturnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Patra Logistik
berharap dapat terus hadir mendukung pengembangan potensi daerah di sekitar
area operasional perusahaan secara berkelanjutan. (red)