oleh

Forpimda dan Kedua Paslon Pilbup Banyuwangi 2020, Gelar Do’a Kebangsaan Bersama di Mapolresta

KabarBanyuwangi.co.id – Menjelang pelaksanaan Pemiliham Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Banyuwangi bersama penyelenggara pemilu dan peserta pemilu menggelar do’a kebangsaan bersama di aula Rupatama Wirapratama Polresta Banyuwangi, Jum’at (25/9/2020).

Do`a kebangsaan bersama dihadiri, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Joko Setiyono, Ketua KPU Dwi Anggraini Rahman, Ketua Bawaslu Hamim.

Selain itu, juga kedua pasangan calon (paslon) yakni Ipuk Fiestiandani Azwar Anas-H. Sugirah dan Yusuf Widyatmoko-Muhammad Riza Aziziy serta kedua tim pemenang paslon. Prosesi do’a kebangsaan digelar dalam rangka menyongsong pemilu aman, damai, demokratis, dan sehat tersebut dipimpin Ketua MUI Banyuwangi KH. Muhammad Yamin.

“Tujuan do’a kebangsaan bersama ini untuk merajut kebhinekaan dan komitmen bersama mewujudkan Pilkada aman, damai, dan sejuk,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin usai kegiatan.

Baca Juga: Ini Nomor Urut Dua Pasangan Cabub-Cawabub Dalam Pilkada Banyuwangi 2020

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Siapkan Pengawal Pribadi Bagi Kedua Paslon Cabup dan Cawabup

Baca Juga: Cegah dan Tindak Pelanggar Protkes Dalam Tahapan Pilkada, Bawaslu Bentuk Pokja Khusus

Menanggapi maklumat dari Kapolri, Arman menjelaskan, dalam pesta demokrasi agar tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan. Pengerahan massa di setiap tahapan pemilu tidak boleh melebihi jumlah massa yang ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.

Setelah pelaksanaan tahapan pemilihan, semua pihak yang terlibat agar membubarkan diri dengan tertib dan tidak boleh ada konvoi atapun pengerahan massa yang menyebabkan berkerumunya banyak orang.

“Karena kita ketahui bersama, kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah yang paling utama dan harus lebih baik,” ujarnya.

Apabila terjadi pelanggaran, Arman menegaskan, petugas akan menindak sesuai aturan yang berlaku. Dan hal ini sudah disampaikan kepada masing-masing pasang calon maupun tim pemenangan pasangan calon.

Selain do’a bersama, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung Pilkada yang aman, damai dan sehat, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (fat)

_blank

Kabar Terkait