oleh

Gelar Songgon Coffee Camp, Kenalkan Potensi Kopi Baru Lereng Gunung Raung

KabarBanyuwangi.co.id – Untuk mengenalkan potensi pertanian khususnya kopi dari lereng pegunungan Raung, puluhan pemuda Kecamatan Songgon menggelar Songgon Coffee Camp di Grand Gumuk Candi (GGC), Minggu (23/8/2020). Event yang baru pertama kali digelar ini dihadiri para pecinta dan penikmat kopi untuk melihat sekaligus mencicipi cita rasa kopi robusta maupun arabica yang disajikan oleh barista.

Menurut Dani Wahyudi, inisiator kegiatan Songgon Coffee Camp, selain menyuguhkan kopi asli Songgon dan atraksi prosesing kopi, beberapa stand kopi dari UMKM juga turut dikenalkan. Karena kopi Songgon masih belum bisa bersaing dengan kopi di wilayah lain di Banyuwangi, seperti Kalipuro, Kalibaru, dan kopi lereng Gunung Ijen.

“Kegiatan ini kita gelar untuk mengenakan potensi kopi lereng Gunung Raung di Kecamatan Songgon. Untuk cita rasa tidak kalah dengan kopi-kopi daerah lain. Kebun kopi Songgon juga memberikan kontribusi kopi yang tidak mau kalah bersaing. Cara ini kita lakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi di tengah pandemi Covid-19,” ujar Dani Wahyudi, inisiator Songgon Coffee Camp.

Baca Juga: “De Koffie Haven van Banjoewangi”,  Event Ngopi Sambil Menikmati Selat Bali

Baca Juga: Minum Kopi Robusta Ijen di Alam Bebas, Nikmatnya Tanpa Batas

Baca Juga: Sambut Adaptasi Kebiasaan Baru, Bupati Anas Semangati Pegiat Kopi

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Banyuwangi Sonny Agus Setiawan mengatakan, kegiatan ini sangat positif untuk mengangkat perekonomian para petani kopi dan nama Kecamatan Songgon sebagai salah satu sentra kopi di Banyuwangi.

“Tahun ini pemerintah mengucurkan dana KUR sebesar 5 triliun untuk para petani. HKTI akan mendampingi petani untuk mendapatkannya. Diharapkan kegiatan ini bisa mensejahtetakan petani dan UMKM kopi di wilayah kecamatan Songgon,” kata Sonny Agus Setiawan.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin yang hadir untuk membuka acara sedianya digelar selama dua hari ini sangat mengapresiasi ajang Songgon Coffe Camp. Menurutnya, ajang ini merupakan sebuah ide brilian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lereng Gunung Raung.

“Yang menarik disini ada barista-barista luar daerah yang menguji dan memberikan testimoni sejauh mana citra rasa kopi Songgon dan sekitarnya. Saya rasakan juga tak kalah dengan yang dijual di kafe besar di Jakarta dan Surabaya,” puji Kapolresta.

Kapolresta melihat produk kopi dari UMKM. (Foto: istimewa)
Kapolresta melihat produk kopi dari UMKM. (Foto: istimewa)

Kapolresta menambahkan, selain mengapresiasi, ajang Songgon Coffe Camp ini juga dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat sesuai instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Karena dengan Inpres ini, masyarakat bisa tetap menjalankan roda perekonomian, namun tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“Korelasinya Inpres dikeluarkan pemerintah dalam kondisi untuk menghidupkan kembali roda perekonomian. Kegiatan ini akan mengispirasi semua orang untuk kembali menggerakan pemulihan ekonomi. Salam UMKM Tangguh Untuk Indonesia Maju. Banyuwangi maju. Ayo kita tetap optimis,” pungkas Kapolresta yang juga sebagai pembina UMKM Tangguh di Polresta Banyuwangi. (man)

_blank

Kabar Terkait