oleh

Geliat ISG, Ingin Menyatukan Warga Banyuwangi di Semenanjung Sumatera

KabarBanyuwangi.co.id – Jika di daerah-daerah lain nama paguyuban warga Banyuwangi disingkat Ikawangi dengan nama kota di belakangannya, namun tidak demikian bagi paguyuban warga Banyuwangi yang ada di Pulau Sumatera. Mereka menyebutkan dengan ISG, yaitu singakatan dari Ikawangi Sumatera Group.

“Kami ingin mempersatukan seluruh warga Banyuwangi yang tersebar di Semenanjung Sumatera. Mulai dari Provinsi Lampung hingga Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Setiap provinsi disebut sebagai Group, karena mawadahi Ikawangi dari Kabupaten/Kota di Provinsi tersebut,” kata Amma Kusbani, Ketua ISG Pusat, (Minggu (19/7/2020).

ISG yang sudah terbentuk, ISG Provinsi Lampung, ISG Provinsi Bangka Belitung, ISG Provinsi Sumsel, ISG Provinsi Bengkulu, ISG Provinsi Jambi, ISG Provinsi Sumbar, ISG Provinsi Riau, ISG Provinsi Sumut, dan ISG Provinsi Nagroe Aceh Darussalam. ISG Provinsi tersebut, merupakan gabungan dari ISG Kabupaten/Kota di provinsi tersebut.

“ISG sudah berumur 2 tahun, didirikan pada tanggal 4 Januari 2019 oleh Slamet Budi Utomo dan rekan rekan. Sudah mengantongi izin KEPMEN KUM HAM No. AHU-00000033.AH.01.07.TH 2020.

Bersama Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa pada acara Silaturahmi 2020 di Pekanbaru. (Foto: istimewa)
Bersama Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa pada acara Silaturahmi 2020 di Pekanbaru. (Foto: istimewa)

Sampai saat ini, ISG sudah memiliki anggota ratusan orang. Bahkan diperkirakan akan mencapai ribuan orang di akhir tahun 2020 ini.

“Melihat pertumbuhan cukup pesat, pengurus paguyuban dan pendiri semakin giat mengembangkan program kegiatan sosial, ekonomi dan budaya. Agar geliat ISG semakin dikenal seluruh masyarakat di Sumatera,” kata Herry Susanto, Sekjen ISG Pusat asal Lemahbang Dewo, Rogojampi ini.

Menanam Ubi.

Pada akhir tahun 2019, sudah dilakukan program sosial bedah rumah. Program ini berhasil memberikan bantuan, berupa material kepada keluarga asal Banyuwangi yang tidak mampu membangun rumah sehat dan layak huni.

“Bantuan ISG Lampung berbentuk material bangun rumah, bantuan ISG Sumut bagi sedulur terdampak Covid 19. Program sosial ini akan digulirkan setiap tahun, dengan menggalang sumbangan gotong royong dari semua anggota ISG.” tambah Herry.

Penanaman perdana ubi oleh keluarga Ikawangi Korwil Provinsi Riau. (Fot0: istimewa)
Penanaman perdana ubi oleh keluarga Ikawangi Korwil Provinsi Riau. (Foto: istimewa)

Program pemberdayaan ekonomi kerakyatan, juga telah berjalan. Kegiatan usaha kecil menengah, dengan bentuk penanaman ubi yang dikerjakan oleh ISG Propivinsi Riau. Ke depan, program ini akan diikuti ISG provinsi lain dengan bentuk usaha yang beragam.

“Ketela pohon jenis tertentu, kata orang Using Sawi Pandesi itu harganya tinggi. Lahan sementara hanya daerah Kabupaten Kampar, sudah waktunya menyiangi. Kata orang Banyuwangi waktunya ndangir.” kata Kang Amma asli Sukupuro, Kecamatan Srono ini.

Seni Budaya.

Kegiatan Kesenian dan Budaya, tidak luput juga dari program ISG. Meski tinggal di rantauan, semangat melestarikan kebudayaan asli Banyuwangi secara konsisten dilakukan. Seperti kesenian Jaranan yang dilestarikan oleh Kabupaten Rokan Hulu – ISG Prov Riau, Tarian Gandrung dilestarikan ISG Sumut dan Kebudayaan asli Banyuwangi lainnya yang akan menjadi agenda program ISG yang akan di bentuk di setiap wilayah di Sumatera.

“Ada rencana dari teman-teman, setiap ISG mempunyai group Kuntulan dengan seperangkat gamelannya. Kami masih menabung dulu, untuk nanti digunakan membeli peralatan tersebut. Syukur-syukur ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, tentu kami-kami yang di rantau sangat senang,” pinta Kang Amma alumni SMA PGRI Srono lulusan tahun 1985 ini.

Temu Kangen sedulur ISG Pusat, ISG Prov Riau dan ISG Sumut dengan menampilkan Gandrung kondisi Sumatera. (Foto: istimewa)
Temu Kangen sedulur ISG Pusat, ISG Prov Riau dan ISG Sumut dengan menampilkan Gandrung kondisi Sumatera. (Foto: istimewa)

Terakhir, harapan ISG seperti yang disampaikan Sekjennya, dengan adanya ISG, bisa menjadi pemikat dan pemberi semangat bagi Perantau asal Banyuwangi yang berada di pelosok Sumatera.

“Mereka diharapkan terus menjalin hubungan persaudaraan yang harmonis, dalam upaya turut serta membangun Sumatera dan Banyuwangi demi tercapainya kesejahteraan lebih layak di masa mendatang,” pungkas Herry. (Hery Susanto, Sekjen ISG Pusat di Kota Pekanbaru Riau)

Email: ikawangisg@gmail.com
Facebook: Ikawangi Sumatera Group
Instagram: @ikawangisumatera

_blank

Kabar Terkait