oleh

Gus Riza Gelar Tasyakuran Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Undang Tetangga

KabarBanyuwangi.co.id – Di sela-sela kesibukannya melakukan sosialisasi dan menghadiri berbagai acara, KH. Muhammad Riza Aziziy, atau Gus Riza, masih sempat menggelar tasyakuran di rumah pribadinya di Kecamatan Genteng.  Acara tasyakuran dan dobersama, juga diawali dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Sebelum dimulai, tempat acara disterilisasi dengan penyemprotan dseimpektan dan mewajibkan semua yang hadir mengenakan masker. Undangan tetangga sekitar tempat tinggal Gus Riza, mencapai 250 orang. Juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama, seperti Kyai Hambali, Gus Nizar, juga KH. Hisyam Syafaat, Pengasuh Ponpes Darussalam Blokagung, yang juga ayah kandung Gus Riza.

Baca Juga: Dua Paslon Berkomitmen Bersama Terapkan Protkes Dalam Kegiatan Kampanye

Baca Juga: Konsolidasi Kader, Gerindra Kerja Total Menangkan Ipuk-Sugirah

Baca Juga: Forpimda dan Kedua Paslon Pilbup Banyuwangi 2020, Gelar Do’a Kebangsaan Bersama di Mapolresta

Sebagai tradisi Nahdlatul Ulama (NU), sebelum acara resmi, digelar pembacaan tahlil yang dipimpin Ustad Edi. Acara ini sepenuhnya dipersiapkan oleh panitia kecil, sebagai wujud bersyukur dan meminta doa restu kepada tetangga, karena Gus Riza akan mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Banyuwangi periode 2021-2024.

“Mewakili tetangga dan masyarakat kepingin tidak ada miss komunikasi, karena bertempat tinggal di daerah Genteng, Tasyakuran pertama ini, karena telah lolos pendaftaran, validitasi, verifikasi yang sangat sulit. Kemudian tanggal 23 September ditetapkan menjadi Calon. Mudah-mudahan yang datang ini, berkenan mendoakan dengan ikhlas agar Gus Riza menjadi Wabup. Doa ijabah dari fuqoro masakin, semoga semua diijabahi,” kata M. Sudjoko, tokoh masyarakat sekitar kepada kabarbanyuwangi.co.id, Jumat (25/9/2020).

Sebelum acara dimulai, dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan. (Foto: istimewa)
Sebelum acara dimulai, dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan. (Foto: istimewa)

Sambutan sohibul bait, atau tuan rumah digunakan sebagai acara perkenalan antara Gus Riza dan tetangganya.

“Terimakasih kepada seluruh panitia dengan tanpa dikawal, dikomandani Pak Joko alhamdulillah dapat terselenggara, tasyakur sugro. Semoga dengan doa panjenengan semua, acara saya dilancarkan oleh Allah dan diridhoi,” ucap Gus Riza.

Gus Riza yang mengasuh Pondok Pesantrean di Jawa Barat, mengaku sudah 15 tahun banyak melakukan kegiatan di luar Banyuwangi. Saat itu, Gus Riza sudah punya niatan pulang ke tanah kelahiran, karena diminta Abahnya, yaitu KH. Hisyam Syafaat.

“Ternyata Tuhan berkata lain, saya pulang ke Banyuwangi lebih cepat dari rencana. Semoga niat dan sikap yang saya laksanakan tetap seperti ini, baik sebelum menjadi atau setelah menjadi Wakil Bupati kelak,” ujar Gus Riza.

Sekitar 250 tetangga Gus Riza di Genteng, diundang dalam acara Tasyakuran. (Foto: istimewa)
Sekitar 250 tetangga Gus Riza di Genteng, diundang dalam acara Tasyakuran. (Foto: istimewa)

Dalam kesempatan tersebut, Gus Riza juga menyanyi menirukan lagu anak-anak, tetapi isinya diplesetakan untuk kampanye daring.

“Pok ame ame belakang kupu kupu. Ayo rame rame menangkan nomor satu”, katanya yang disambut tepuk tangan oleh tetangga.

Kyai Hisyam Syafaat dalam kesempatan tersebut, kebagian membacakan doa. Namun sebelum berdoa, Kyai yang terkenal lembut dan murah senyum ini mengatakan dalam Bahasa Jawa.

“Mugo-mugo endi-endi barang tekone ndadak, lek urusane masyarakat Insyaallah barokah.  Alhamdulillah Banyuwangi cuma dua calon, alhamdulillah dapat nomor urut satu”, pinta KH. Hisyam. (sen)

_blank

Kabar Terkait