Hari Kedua Idul Fitri, Warga Bunder Banyuwangi Gelar Tradisi Lebaran KuburanDesa Bunder

Hari Kedua Idul Fitri, Warga Bunder Banyuwangi Gelar Tradisi Lebaran Kuburan

Warga memadati tempat pemakaman umum dalam momen tradisi Lebaran Kuburan di Desa Bunder. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Warga di Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, antusias melakukan ziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) pada momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah.

Warga Desa Bunder memadati tempat pemakaman umum pada 2 Syawal, tepatnya di hari kedua Hari Raya Idul Fitri. Mereka berziarah sekaligus membersihkan masing-masing makam keluarganya.

Menurut Kepala Desa Bunder, Samirin, ziarah makam pada saat Hari Raya Idul Fitri ini merupakan tradisi turun temurun. Warga setempat mengistilahkan momen ini sebagai 'Lebaran Kuburan'.

Baca Juga :

"Tradisi lebaran di makam ini tinggalan leluhur dalam momen lebaran yang bisa ditiru dengan nuansa keharmonisan, kekeluargaan di masyarakat. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturrahmi," kata Samirin, Minggu (22/3/2026).

Menurut Samirin, Lebaran di kuburan ini menjadi wujud syukur atas kemenangan pada momen Hari Raya Idul Fitri, yang dimaknai oleh warga untuk mendoakan para leluhur dan sesepuh Desa Bunder.

Usai mendoakan leluhur dan keluarga, lebaran kuburan ditutup dengan selamatan dan bersantap tumpeng yang telah disiapkan dari rumah lengkap dengan ketupat. Warga menyantap hidangan tepat di pusara leluhurnya.

Warga di Desa Bunder sebagian besar merantau dan bekerja di luar kota seperti Papua, Bali, Kalimantan, Surabaya, Lombok, maupun Jakarta.

Tentunya, mereka mudik kurang afdol ketika pulang kampung saat lebaran tidak mengikuti tradisi lebaran kuburan. (fat)