oleh

Harmonisasi Hubungan Ikawangi Sumatera Dengan Pemerintah Daerah Setempat

KabarBanyuwangi.co.id – Prinsip Ikawangi Sumatera Grup (ISG), di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Peribahasa ini yang menjadi landasan kuat, untuk menebar kebaikan hidup di rantauan. Sebagai salah satu paguyuban, ISG juga melengkapi persyaratan legal formal, mengikuti ketentuan dan peraturan yang berlaku di daerah tempat berada, bahkan juga menjalin komunikasi dengan aparat dan Pemerintah Daerah setempat.

Selama 22 bulan berdiri, ISG yang menaungi 9 Provinsi dan 147 Korwil di Kabuputen Kota seluruh Sumatera, secara serentak bergerak melengkapi persyaratan administasi. Ijin secara legal formal ini dilakukan, sebagai bentuk perlindungan terhadap paguyuban perantuan yang dikelola secara serius.

Selama bulan September 2020, ISG Pusat melakukan pertemuan dan audensi dengan lembaga pemerintahan. Pada tanggal 10 September 2020, pertemuan dan audiensi antara ISG Pusat dengan FPK dan Badan Kebangsaan dan Politik Provinsi Riau di kantor Badan Kesbangpol Provinsi Riau.

Baca Juga: ISG Riau Lakukan Pengobatan Gratis Saat Pertemuan Rutin Bulanan

Baca Juga: ISG Sumut, Merajut Silaturahmi Membangkitkan Kegiatan Roda Ekonomi

Baca Juga: Riuhnya Suasana, Bila ISG Pelalawan Riau Bertemu Sesama Dulur Banyuwangi

Hadir Ketua umum ISG Pusat Kang Amma Kusbani, Sekjen Kang Hery, Bendahara Kang Ade serta Bidang Hukum Kang Arif. Audensi berlangsung dari Jam 09.00 sampai dengan jam 11.00 WIB. Dari pihak Pemerintahan, hadir jajaran FPK dan jajaran Badan Kesbangpol Prov Riau. Pada pertemuan tersebut, Ketua Umum ISG Pusat, memperkenalkan semua pengurus.

FPK dan Kesbangpol Riau, memberikan respon positif terhadap keberadaan ISG Pusat. Sebagai Pusat koordinasi ISG secara Regional seluruh Sumatera, Ketua FPK Riua, Ir. AZ Facri, berharap bisa bersinergi dengan Pemerintahan di Riau. Sinergi tersebut, dengan menjunjung tinggi etika organisasi, turut serta menjaga kearifan lokal dan ikut serta menjaga ketertiban di dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjaga hubungan baik antar organisasi atau paguyuban lainnya yang ada di Riau.

Pertemuan ISG Pusat dengan Bp.H.Ayat Cahyadi, S.si, Wakil Walikota Pekanbaru. (Foto: istimewa)
Pertemuan ISG Pusat dengan Bp.H.Ayat Cahyadi, S.si, Wakil Walikota Pekanbaru. (Foto: istimewa)

Plakat ISG dan berkas dokumen persyaratan pelaporan, diserahkan resmi oleh Ketum dan Sekjen Pusat, dan Plakat bertuliskan Logo ISG turut diberikan sebagai cinderamata untuk FPK dan Badan Kesbangpol Provinsi Riau.

Selang satu hari setelah Audiensi ISG Pusat, ISG provinsi Sumsel juga berudiensi dengan Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan. ISG Provinsi Sumsel, juga mendapatkan sambutan positif dari Pemerintah Daerah setempat. Jajaran Pengurus ISG Sumsel yang hadir, juga menyerahkan plakat ISG lengkap dengan berkas persyaratannya. Dilakukan langsung oleh kang Bandriyo dan Kang Wiyono, Humas ISG Sumsel.

Kegiatan kunjungan ke Pemerintahan, juga dilakukan tanggal 28 September 2020. Pada kesempatan itu, ISG Pusat diterima langsung Wakil Walikota Pekanbaru secara resmi di Gedung Kantor Walikota Pekanbaru.

Pertemuan dengan Bapak H Ayat Cahyadi,S.si., berlangsung dengan standart Protokol Kesehatan yang ketat. Pada pertemuan tersebut, Pak Ayat, panggilan akrab Wakil Walikota Pekanbaru, mempersilahkan Tim ISG yang hadir, Kang Ade, Kang Arif dan Kang Harsono, untuk ikut jamuan sarapan pagi di ruangan dinas Wawali Pekanbaru.

Audiensi ISG Provinsi SumateraSselatan dengan Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel. (Foto: istimewa)
Audiensi ISG Provinsi SumateraSselatan dengan Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel. (Foto: istimewa)

Setelah mendengar uraian dari Ketum dan ISG, Wawali Pekanbaru terkesan dengan eksistrensi ISG yang cukup besar dan bermarkas di Pekanbaru. Pak Ayat juga terheran-heran, melihat wilayah kerja ISG sambil sesekali membacara Buku Profil ISG yang diserahkan Sekjen pada awal pertemuan.

Dalam kesempatan itu, Pak Ayat juga menekankan audensi tetap dilakukan dengan Kesbangpol Kota Pekanmbaru, meskipun sudah melakukan audensi dengan Kesbangpol tingkat Provinsi. Kerjasama di bidang seni-budaya, juga dibuka seluas-luasnya. Bahklan Wawali juga menyinggung, jika konsep pengelolan Desa Adat Using, saudah diduplikasi di salah satu Kabupaten di Riau.

Diharapkan, nantinya ISG bisa menjembatani hubungan kerjasama antara Pemkot Pekanbaru dan Pemkab Banyuwangi. Jika kondisi ini sudah normal, tidak ada salahnya ISG Pusat bersama tim Pemkab Banyuwangi, berkunjung ke Kota Pekanbaru dan mengadakan pertemuan dengan Pemkot Pekanbaru.

(Penulis: Hery Susanto Sekjen ISG Pusat asal Desaa Lemahbang Dewo Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi)

_blank

Kabar Terkait