oleh

Jelang Penetapan dan Pegundian Nomer Urut Paslon, Bawaslu Banyuwangi Lakukan Upaya Pecegahan

KabarBanyuwangi.co.id – Sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran yang terjadi dalam tahapan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi tahun 2020.

Bawaslu Kabupaten juga telah mengirimkan surat himbauan kepada KPU dan tim kampanye bakal pasangan calon yang mengikuti pemilihan serentak lanjutan di Kabupaten Banyuwangi. Upaya pencegahan dilakukan karena selain sudah menjadi tugas Bawaslu, semakin tingginya jumlah warga yang terpapar Covid–19 juga menjadi perhatian serius Bawaslu Banyuwangi.

Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Data Informasi Bawaslu kabupaten Banyuwangi, Hasyim Wahid, mengatakan, ada enam poin himbauan yang disampaikan kepada KPU dan lima poin pencegahan untuk disampaikan kepada para bakal pasangan calon.

“Sesuai regulasi yang ada, seperti undang – undang nomer 6 tahun 2018 dan undang undang nomer 6 tahun 2020, kami menghimbau kepada KPU Banyuwangi agar memastikan seluruh persyaratan Bakal Calon telah terpenuhi,” kata Hasyim, Selasa (22/9/2020).

“Melaksanakan protokol kesehatan, pedoman pembatasan sosial berskala besar selama pelaksanaan rangkaian kegiatan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati serta Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi dalam pencegahan sekaligus pengendalian Covid-19,” imbuh Hasyim.

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi: Kita Pelototi Sebelas Kerawanan Tahap Pencalonan

Baca Juga: Tingkatkan Sinergi, Bawaslu Banyuwangi Rakor dengan Media

Baca Juga: Wakapolda Jatim: Pilbup Serentak Di Jatim Harus Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Selain itu, lanjut Hasyim, KPU Bayuwani agar memperhatikan pembatasan jumlah orang yang ikut serta di dalam ruangan dan pembatasan sosial berskala besar untuk di luar ruangan, serta tidak melibatkan pihak-pihak yang dilarang dalam rangkaian kegiatan tersebut. Seperti ASN, TNI/POLRI dan memastikan bakal pasangan calon  tidak menggunakan fasilitas Negara saat kegiatan berlangsung.

Sedangkan untuk bakal pasangan calon, Bawaslu Banyuwangi mengimbau agar juga melaksanakan protokol kesehatan dan pedoman pembatasan sosial berskala besar selama pelaksanaan rangkaian kegiatan.

Kantor Bawaslu Banyuwangi. (Foto: istimewa)
Kantor Bawaslu Banyuwangi. (Foto: istimewa)

Agar mematuhi dan tidak melanggar aturan penerapan protokol kesehatan serta tidak melibatkan massa dengan memperhatikan pembatasan jumlah orang yang ikut serta di dalam ruangan. Melakukan pembatasan sosial berskala besar untuk di luar ruangan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Bawaslu juga meminta agar masing – masing bakal pasangan calon tidak melibatkan pihak-pihak yang dilarang dalam rangkaian kegiatan penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi. Seperti ASN, TNI/POLRI dan tidak menggunakan fasilitas negara selama kegiatan berlangsung.

Disamping itu, Bawaslu juga menghimbau kepada semua pihak untuk ikut menjamin kondusifitas keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Dalam hal tidak dilaksanakannya protokol kesehatan dan pembatasan sosial berskala besar selama proses penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi, Bawaslu akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan Gugus Tugas Covd-19 akan melakukan tindaklanjut sebagaimana diatur di dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas mantan jurnalis ini. (red)

_blank

Kabar Terkait