oleh

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Disbudpar Banyuwangi Tutup 6 Wisata Kuliner

KabarBanyuwangi.co.id – Seminggu terakhir, angka penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi meningkat tajam. Bahkan muncul klaster baru, yaitu kawasan Ponpes Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari.

Saat ini kawasan sekitar Ponpes Blokagung dinyatakan tertutup sementara oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Banyuwangi. Langkah cepat diambil Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, dengan menutup sejumlah wisata kuliner yang pengunjungnya sulit dikendalikan.

Kepala Dinas Kebudaaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Mohammad Yanuarto Bramuda mengatakan, keputusan penutupan sejumlah destinasi wisata tersebut untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 agar tidak meluas.

“Ada enam destinasi atraksi wisata kuliner, sementara ini kami tutup. Semuanya merupakan destinasi pasar tematik tradisional, yang diselenggarakan oleh perangkat Desa yang tersebar di sejumlah desa di Banyuwangi. Pasar-pasar tematik ini, selalu padat pengunjung dan sulit dikendalikan atau diarahkan untuk mematuhi protokol kesehatan,” kata M. Yanuarto Bramuda, Kadisbudpar Banyuwangi, Senin (31/8/2020).

Baca Juga: Karantina Massal Di Ponpes Mulai Dijalankan, Untuk Putus Mata Rantai Penularan

Baca Juga: Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Polsek Kalipuro Lakukan Penyemprotan Massal di Perum GGM

Baca Juga: Kemenkes dan Satgas Lakukan Karantina Salah Satu Pesantren Tangani Covid-19

Bram menambahkan, keenam wisata kuliner yang ditutup sementara itu adalah Pasar Rujak dan Jajanan di Desa Paspan, Arabian Street Food di Kelurahan Lateng, Kuliner Bengi lan Lungguh Ngopi di Desa Olehsari, Pasar Kampung Osing di Desa Kemiren, Wisata Belanja Syariah di Kelurahan Taman Baru, dan Dodolan Bengi Nong Kampungan di Desa Glagah.

Kuliner Arabian Streen Food di kawasan Lateng, juga ditutup untuk sementara waktu. (Foto: istimewa)
Kuliner Arabian Streen Food di kawasan Lateng, juga ditutup untuk sementara waktu. (Foto: istimewa)

Kepada masyarakat pengunjung wisata kuliner, juga para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengisi pasar tematik, Kadisbudpar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

“Ini semua dilakukan, demi keselamatan orang banyak. Semua ingin sehat, semua ingin selamat dari tertular Covid-19. Semoga ikhtiar kita semua mendapatpakn ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’la,” tambah Bram.

Sementara itu, Camat Banyuwangi Kota Moch. Lutfi membenarkan penutupan Arabian Streef Food sementara waktu.

“Mengingat kawasan tersebut, juga ada yang positif corona. Sedangkan yang Belanja Syariah di Kelurahan Tamanbaru, saya belum koordinasi. Mungkin saja penyebabnya sama, karena sebelumnya kawasan Kelurahan Tamanbaru juga ada yang positif Corona,” ucap Lutfi. (sen)

_blank

Kabar Terkait